<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Urang Agam Mangaba</title>
	<atom:link href="http://pandeka2005.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pandeka2005.wordpress.com</link>
	<description>Ucapkan Kata Dengan Perbuatan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Dec 2011 13:53:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pandeka2005.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Urang Agam Mangaba</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pandeka2005.wordpress.com/osd.xml" title="Urang Agam Mangaba" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pandeka2005.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Nyamannya Mobil Satu untuk Sejuta Impian</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/nyamannya-mobil-satu-untuk-sejuta-impian/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/nyamannya-mobil-satu-untuk-sejuta-impian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 20:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[Dari Test Drive All New Avanza di Sumbar, 22-24 November 2011 (1) Selang beberapa hari setelah diluncurkan di Sumbar, demam All New Avanza langsung terasa. Setidaknya itu terlihat dalam test drive All New Avanza di Sumbar, Selasa-Kamis (22-24/11) lalu. Bagaimana serunya mengendarai All New Avanza melibatkan jurnalis media cetak dan online nasional, serta lokal ini? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=172&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Test Drive All New Avanza di Sumbar, 22-24 November 2011 (1)<br />
Selang beberapa hari setelah diluncurkan di Sumbar, demam All New Avanza langsung terasa. Setidaknya itu terlihat dalam test drive All New Avanza di Sumbar, Selasa-Kamis (22-24/11) lalu. Bagaimana serunya mengendarai All New Avanza melibatkan jurnalis media cetak dan online nasional, serta lokal ini? <span id="more-172"></span><br />
Bertajuk “Journey of Million Dreams to West Sumatera” test drive mengambil rute Padang-Bukittinggi-Limapuluh Kota-Bukittinggi-Padangpanjang-Padang ini, memberikan pengalaman khusus bagi peserta rata-ratanya berasal dari wartawan biasa bergelut di dunia otomatif. Khusus wartawan Sumbar, nilainya bertambah spesial mengingat varian terbaru Avanza ini baru beberapa unit saja on the road di Sumbar.<br />
Sebelum berangkat, peserta test drive melibatkan 10 unit All New Avanza ini diberi pembekalan di Rumah Makan Lambun Ombak Kasang, Padangpariaman. Baru sekitar pukul 10.00 WIB, peserta test drive langsung melaju menuju Bukittinggi. Untuk tahap awal ini, peserta belum diberi kesempatan mencoba varian Avanza ini.<br />
Setelah memasuki Kota Bukittinggi sekitar pukul 13.00 WIB, barulah kesempatan itu diberikan. Masing-masing peserta dibagi dalam 10 grup itu mencoba mengendarai mobil berslogan “Satu untuk Sejuta Impian” sesuai varian. Guna menghangatkan suasana, selama perjalanan juga disuguhkan bermacam-macam kuis dijawab masing-masing grup.<br />
Pengalaman langka ini memberikan kenikmatan tersendiri dari peserta, khususnya peserta luar Sumbar. Selain mengendarai produk terbaru pabrikan Toyota ini, mereka juga bisa merasakan atmosfir keindahan alam Sumbar. Bahkan, beberapa di antaranya mengabadikan keindahan alam itu melalui kamera masing-masing, sambil menikmati nyamannya menaiki All New Avanza.<br />
Sekitar pukul  14.30 WIB, sampailah peserta test drive di objek wisata Ngalau di Kabupaten Limapuluh Kota. Lagi-lagi, peserta test drive disuguhkan pemandangan alam begitu menakjubkan. Hempasan air yang jatuh dari ketinggian tebing, ditambah keelokan lereng tebing menghadirkan sensasi menakjubkan bagi peserta.<br />
Sandy, 26, misalnya. Wartawan Vivanews.com ini sampai-sampai berceloteh, “Wah, hebat kali orang mengukir tebing ini. Nyaris tanpa cela. Ditambah lagi hempasan air dari tebing Ngalau, kian menambah rasa kagum,” kata Sandy yang mengaku baru kali ini berkunjung ke Sumbar.<br />
Di lokasi ini, masing-masing peserta sesuai grup berkesempatan berpose di depan mobil All New Avanza berlatar belakang air terjun Ngalau. Setelah itu, panitia di-handle  langsung pabrikan Toyota di Jakarta juga menyediakan dua orang model. Secara bergantian peserta langsung mengambil angle pemotretan terbaik.<br />
Setelah puas berfoto dan mengabadikan keindahan objek wisata Ngalau, peserta kembali menuju Bukittinggi  untuk menginap di The Hills Hotel Bukittinggi. Lagi-lagi, peserta diberi kesempatan mengendarai kendaraan baru ini. Tentunya, bagi peserta yang belum berkesempatan memacu kendaraan fenomenal ini.<br />
Keesokan harinya, peserta diarak menuju pelataran parkir Jam Gadang Bukittinggi. Kembali mereka mengabadikan All News Avanza berlatar belakang Jam Gadang. Lagi-lagi pengalaman ganjil ini, mendapat apresiasi secara khusus dari peserta.<br />
Sekitar pukul 10.00 WIB, peserta menuju ke objek wisata Minangkabau Village Padangpanjang. Di sini, peserta juga mengabadikan All News Avanza berlatar belakang rumah gadang. Sesuai pemotretan ini bertambah lebih hidup, ketika dua model berpakaian adat Minangkabau turut berpose dengan All News Avanza.  Selepas itu, peserta melaju kendaraan menuju Padang.<br />
Head Marketing Public Relations PT Toyota Astra Motor (TAM), Rouli Sijabat kepada Padang Ekspres menyebutkan, dipilihnya Sumbar jadi arena test drive All New Avanza tak lepas berbagai faktor.  Sumbar memiliki nilai historis yang kental, baik adat istiadatnya, tokoh-tokoh pers nasional, termasuk kulinernya.<br />
“Terpenting, beberapa simbol di daerah ini, langsung membuat orang tahu bahwa itu Padang/ Sumbar. Itulah sebabnya, kita mengambil background Ngalau, Jam Gadang dan rumah gadang. Tak ada orang membantah, itu ada di Sumbar,” kata Rouli. (bersambung)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/172/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=172&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/nyamannya-mobil-satu-untuk-sejuta-impian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Revolusi Pertama sejak 2004</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/hadirkan-revolusi-pertama-sejak-2004/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/hadirkan-revolusi-pertama-sejak-2004/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 20:26:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Dari Test Drive All New Avanza di Sumbar 22-24 November (2) Kehadiran All New Avanza menghadirkan sensasi tersendiri bagi perkembangan dunia otomatif di Indonesia sejak beberapa waktu belakangan. Bukan hanya sambutan publik seiring kehadiran mobil satu untuk sejuta impian ini, namun juga perubahan-perubahan radikal dihadirkan pabrikan Toyota terhadap produk terbarunya ini. Apa saja itu? Sejak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=167&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="yiv991352275">
<div id="yui_3_2_0_1_1322540600010273">
<div id="yui_3_2_0_1_1322540600010272">
<div id="yui_3_2_0_1_1322540600010436"><strong>Dari Test Drive All New Avanza di Sumbar 22-24 November (2)</strong></div>
<div>Kehadiran All New Avanza menghadirkan sensasi tersendiri bagi perkembangan dunia otomatif di Indonesia sejak beberapa waktu belakangan. Bukan hanya sambutan publik seiring kehadiran mobil satu untuk sejuta impian ini, namun juga perubahan-perubahan radikal dihadirkan pabrikan Toyota terhadap produk terbarunya ini. Apa saja itu?<span id="more-167"></span></div>
<div>Sejak pertama varian Avanza hadir di Indonesia (sekitar 2004, red), langsung menarik perhatian masyarakat. Mobil ini mampu menggeser dominasi Kijang juga produk Toyota sebagai mobil keluarga. Saking disukai publik, mobil ini dianggap fenomenal. Orang rela antre menunggu lama, hanya untuk menikmati dan memiliki mobil dengan teknologi lebih berkembang dan ramah lingkungan tersebut.</div>
<div>Setelah itu, tak banyak terjadi perubahan pada varian Avanza ini. Biarpun begitu, keinginan publik memiliki mobil ini tetap tinggi. Bahkan ada semacam anggapan berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa jalanan jadi macet bukan akibat jalannya sempit. Namun, makin banyak Avanza beredar.</div>
<div>Anggapan itu ada benarnya juga, kita bisa menghitung sendiri di jalanan jenis mobil mana banyak <em>on the road</em>? Pasti, Avanza bersama variannya. Bahkan, bila digabung dengan “adiknya” Xenia, sambil tutup mata saja kita bisa menebaknya. Avanza tetap terdepan.</div>
<div>Lalu bagaimana sekarang? Kehadiran All New Avanza kian mengguatkan keberadaan Avanza di tengah masyarakat. Apalagi revolusi terbesar dalam dunia otomatif Indonesia dihadirkan Toyota kali ini, diyakini membuat Avanza kian jadi incaran semua kalangan, apalagi keluarga kecil yang menginginkan keyamanan. Di samping harga ditawarkan tak terlalu tinggi, juga teknologi dan perubahan mencolok di tiap varian yang ada.</div>
<div id="yui_3_2_0_1_1322540600010271"> All New Avanza sendiri hadir dengan model berubah total. Kenyamanan berkendara, serta <em>performance </em>dijanjikan lebih baik dibanding pendahulunya karena ada sedikit perubahan spek torsi dan bobot mobil. Selain akselerasi lebih yahud, bensin pun lebih hemat.<br />
Sedangkan harga banderol All New Avanza tipe 1.3E M/T bisa ditebus Rp 144 juta, 1.3E A/T (Rp 154,2 juta), 1.3G M/T (Rp 158 juta), 1.3 G A/T (Rp 168,6 juta), 1.5G M/T (Rp 165,3 juta), serta 1.5 Veloz (menggantikan 1.5S) dibanderol tertinggi Rp 180 juta.<em> </em></div>
<div>Desain interior baru menghadirkan nuansa <em>luxurious</em> dan <em>advance</em>, antara lain melalui paduan dua warna interior baru pada <em>dashboard</em>, langit-langit dan lantai kabin kendaraan. Ruang kemudi Avanza baru mengalami perubahan signifikan, terutama desain dasbor. Bagian itu kini terlihat lebih landai, mirip sedan.</div>
<div>Desain kisi-kisi AC yang terletak di bagian tengah lebih lebar. Untuk menguatkan semburan AC, Toyota masih menggunakan <em>blower</em> tambahan yang ditempel di bagian pilar B. Khusus Veloz memiliki kemudi (<em>steering</em>) yang lebih stabil karena menggunakan EPS dan <em>tilt steering </em>serta <em>steering switch</em> (Veloz).<br />
Melirik eksterior, desainnya lebih dinamis, <em>advanced,</em> dan modern. Perubahan tampak pada <em>grill </em>yang lebih manis dengan sentuhan lapisan krom. Model lampu depan mirip bumerang, tetapi lebih lebar. Bemper dan airdam juga baru.</div>
<div>Soal mesin, sebut senior marketing Auto 2000 Padang Hendra, masih menggunakan empat silinder, 16 V, DOHC VVT-I dengan kapasitas silinder 1.300 dan 1.500cc. Hanya saja, Avanza baru ini lebih irit sekitar tujuh persen.  “All New Avanza 1.5 liter efisiensi bahan bakar mencapai 12 km per liter. Sedangkan sebelumnya 11,2 km per liter, catatan ini naik 7,14 persen. All New Avanza 1.3 dari 11,6km per liter menjadi 12,6 km per liter,” imbuhnya.</div>
<div>Bicara soal sistem suspensi, All New Avanza memadukan suspensi <em>macperson</em> dengan <em>coll spring </em>plus <em>lateral rod</em> pada suspensi belakang. Ini bertujuan untuk meminimalkan hentakan saat melintasi jalan bebatuan yang tak rata atau pun jalan berlubang yang memberikan keseimbangan, kestabilan dan kenyamanan dalam berkendara.</div>
<div>Kesan nyaman ini dirasakan Aci, wartawan<em> Haluan.</em> “Biarpun duduk di bagian belakang, tak membuat kita terganggu oleh hentakan ketika kendaraan memasuki lubang. Beda varian sebelumnya, hentakan masih terasa. Begitu juga saat berkendara, keseimbangan All New Avanza lebih stabil,” imbuhnya yang pada berkesempatan itu mengendarai Avanza Valoz manual. <strong><em>(bersambung)</em></strong></div>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=167&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/hadirkan-revolusi-pertama-sejak-2004/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesan Sekarang, Dapat Mobilnya Agustus 2012</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/162/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/162/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 20:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Dari Test Drive All New Avanza di Sumbar 22-24 November (3/habis) Revolusi pertama sejak 2004 dihadirkan pabrikan Toyota terhadap produk unggulannya All New Avanza, terasa tak sia-sia. Produk terbaru ini langsung mendapat perhatian publik, tak terkecuali di Sumbar. Orang rela menunggu lama guna mendapatkan mobil satu untuk sejuta impian ini. Senior Marketing Auto 2000 Padang, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=162&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Test Drive All New Avanza di Sumbar 22-24 November (3/habis)</p>
<p>Revolusi pertama sejak 2004 dihadirkan pabrikan Toyota terhadap produk unggulannya All New Avanza, terasa tak sia-sia. Produk terbaru ini langsung mendapat perhatian publik, tak terkecuali di Sumbar. Orang rela menunggu lama guna mendapatkan mobil satu untuk sejuta impian ini.</p>
<p><span id="more-162"></span></p>
<p>Senior Marketing Auto 2000 Padang, Hendra menyebutkan, gairah masyarakat Sumbar memperoleh tunggangan satu ini, di luar perkiraan. Hanya selang beberapa hari sejak diluncurkan, permintaan terhadap produk menghadirkan kenyamanan dan keamanan ini langsung meningkat. Bahkan, permintaan ini melebihi Avanza sewaktu baru pertama dipasarkan di Sumbar (2004, red).</p>
<p>“Saking banyaknya permintaan masyarakat, kita sejak awal sudah bertegas-tegas dan memberi pengertian kepada konsumen bahwa mobilnya tak bisa langsung dibawa walaupun dibayar lunas. Namun harus menunggu dulu (inden, red). Kita tentu tak ingin konsumen kecewa, itulah sebabnya kita jelaskan semuanya,” sebut Hendra.</p>
<p>Biarpun begitu, imbuh Hendra, ada beberapa konsumen kecewa karena tak langsung bisa menikmati Avanza dengan variannya. Namun, pihaknya tak ada pilihan. Bila tak dijelaskan sejak awal, menurutnya, konsumen akan lebih kecewa lagi dan dirinya tambah pusing juga memikirkannya.</p>
<p>“Kita tentu sama-sama berkeinginan, bayar sekarang dan mobil langsung dibawa. Namun, untuk kondisi sekarang sulit merealisasikannya. Harus menunggu dulu. Mereka baru bisa membawa mobil pulang sesuai dengan daftar antreannya,” sebut rang Payakumbuh ini.</p>
<p>Sampai sekarang, imbuh Hendra, varian Veloz paling diminati konsumen. Khusus varian ini, inden barangnya sudah sampai Agustus 2012. Artinya, kalau kita pesan sekarang, barangnya baru akan kita dapatkan Agustus 2012 mendatang. Pihaknya berkeyakini, inden barang ini makin panjang mengingat tingginya respons masyarakat.</p>
<p>“Biarpun varian ini paling mahal harganya ketimbang varian lain, namun masyarakat paling meminati ini. Mereka beranggapan, biarlah menambah Rp10 juta asal dapat mobil dengan varian terbaik,” tambah Hendra. Harga 1.5 Veloz sendiri 1 mencapai Rp 180 juta. Sedangkan tipe 1.3E M/T bisa ditebus Rp 144 juta, 1.3E A/T (Rp 154,2 juta), 1.3G M/T (Rp 158 juta), 1.3 G A/T (Rp 168,6 juta), dan 1.5G M/T (Rp 165,3 juta), Setelah Veloz, sebut Hendra, tipe E dan G juga sudah inden sampai Maret 2012.</p>
<p>Ia juga memprediksi inden barang ini, makin panjang seiring kian gencarnya promosi kepada masyarakat. Biarpun begitu, Hendra menekakankan, konsumen tak perlu juga khawatir. Pihaknya akan tetap mendahulukan mereka lebih awal memesan barang. Auto 2000 Padang sendiri tetap mempromosikan produk terbaru ini di sejumlah tempat keramaian. Selain di Basko Grand Mall, juga Plaza Andalas dan show room show room Auto 2000 tersebar di seluruh kabupaten kota. Di samping di itu, di kantor cabang Auto 2000 Padang juga dipasang balon raksasa sebagai ajang promosi All New Avanza.</p>
<p>Di samping promosi, Hendra juga melihat, gampangnya prosedur memiliki mobil ini juga menjadi sebab lain produk Avanza kian diminati. Cukup hanya membawa uang minimal Rp20 jutaan ke atas plus prasyarat lainnya, konsumen sudah bisa memikmati Avanza. Hendra mengaku, untuk memasarkan produk All New Avanza ini, pihaknya tidak terlalu sulit. Biasanya masyarakat datang langsung ke kantor Auto 2000 Padang dan cabang-cabangnya. Juga menghubungi tenaga marketing Auto2000. Juga, bisa mendatangi lokasi promosi Auto200 di daerah.</p>
<p>“Kita berharap tren bagus ini tetap bertahan. Paling kurang, masyarakat jadi paham mengenai kondisi riil di lapangan. Intinya, kita tentunya tak ingin meyia-nyiakan ekspektasi tinggi masyarakat terhadap produk baru ini,” sebutnya. (***)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=162&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/11/28/162/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fasli Jalal, Mantan Wamendiknas</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/10/19/fasli-jalal-mantan-wamendiknas/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/10/19/fasli-jalal-mantan-wamendiknas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 19:31:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Legowo, Ngaku tak Dikasih Tahu Drama reshuffle (perombakan, red) Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II memang sudah berakhir. Bahkan, kemarin (19/10) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah melantik menteri, wakil menteri dan pejabat setingkat menteri pilihannya. Namun, ada salah satu nama seakan-akan hilang dari peredaran, siapa lagi Fasli Jalal, mantan Wamendiknas, bagaimana posisinya sebenarnya? Rommi Delfiano—Padang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=154&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Legowo, Ngaku tak Dikasih Tahu<br />
<a href="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2011/10/fasli-jalal.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-155" title="fasli jalal" src="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2011/10/fasli-jalal.jpg?w=227&#038;h=300" alt="" width="227" height="300" /></a>Drama reshuffle (perombakan, red) Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II memang sudah berakhir. Bahkan, kemarin (19/10) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah melantik menteri, wakil menteri dan pejabat setingkat menteri pilihannya. Namun, ada salah satu nama seakan-akan hilang dari peredaran, siapa lagi Fasli Jalal, mantan Wamendiknas, bagaimana posisinya sebenarnya?<br />
Rommi Delfiano—Padang<br />
Nyaris nama Guru Besar Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) hilang dari peredaran di tengah hingar-bingar reshuffle kabinet. Padahal, publik mengatahui bahwa Fasli termasuk salah satu pejabat Kemendiknas yang menduduki posisi strategis (wamendiknas, red).<br />
Ketika mantan Rektor Unand Musliar Kasim sudah dipanggil SBY ke Puri Cikeas, Bogor, Jumat (14/10) lalu untuk menjadi Wamendikbud Bidang Pendidikan, publik masih beranggapan Fasli masih Wamendiknas. Apalagi pemerintah sendiri mengatakan, wakil menteri pendidikan dan budaya jadi dua, bidang pendidikan dan kebudayaan.<br />
Namun, sehari setelah itu publik baru mengetahui bahwa posisi Fasli selaku wamendiknas mulai terancam. Ini seiring dipanggilnya  Wiendu Nuryanti, Guru besar Fakultas Teknik UGM Yogyakarta ke Puri Cikeas untuk menduduki posisi Wamendikbud Bidang Kebudayaan. Namun, lagi-lagi tidak ada informasi pasti soal posisi Fasli. Baru saat SBY mengumumkan formasi KIB jilid II, tak ada nama Fasli di situ. Di situlah baru diketahui Fasli kena reshuffle, tanpa mengetahui penyebabnya.  <span id="more-154"></span><br />
Ketika dihubungi Padang Ekspres kemarin (19/10), Fasli mengakui dirinya tidak lagi menjadi wamendiknas, termasuk juga jabatan Plt Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) yang dijabatnya sejak Jumat (5/8) lalu. Semuanya sudah diserahkan kepada Mendiknas M Nuh.<br />
“Kemarin (Selasa, 18/10), saya sudah menyerahkan jabatan di Kemendiknas kepada Mendiknas, termasuk jabatan Plt PAUDNI. Begitu juga, ruangan kantor juga sudah saya bersihkan. Sekarang saya sudah bebas,” kata Fasli berseloroh.<br />
Secara jelas, Fasli mengaku, tak ada pihak Istana maupun internal Kemendiknas menghubunginya soal reshuffle. Sabtu (15/10) pagi, menurut Fasli memang ada salah seorang ajudan Istana menghubunginya. Waktu itu ia tengah menjadi nara sumber dalam acara Dewan Pendidikan di Aceh.<br />
“Waktu itu, sang ajudan tak ada menyebut-nyebut soal reshuffle kabinet. Malahan waktu itu, ia mengapresiasi kinerja saya selama di Kemendiknas,” kata Fasli. Setelah itu, ia mengaku tak ada lagi kontak dengan pihak Istana. Diakuinya, tak ada terbersit di pikirannya bahwa dia akan kena reshuffle. Begitu juga ketika dia kembali ke Jakarta. Tetap tak ada informasi soal reshuffle.<br />
Setelah tak ada kejelasan, barulah dirinya merasakan sendiri bakal kena reshuffle. Senin dan Selasa (17-18/10), dia mulai beres-beres di kantornya. Sampai Selasa (18/10), ia memutuskan menyerahkan jabatannya di Kemendiknas kepad Mendiknas.<br />
“Saat itu saya katakan sama Pak Menteri, terima kasih atas kepercayaan dan dukungannya selama ini. Khusus jabatan Plt Dirjen PAUDNI, menurut saya tak elok dipegang pejabat tak aktif lagi. Itulah sebabnya, saya juga mengundurkan diri dari jabatan Plt PUDNI tersebut. Waktu itu, mendiknas memahami posisi saya,” beber Fasli.<br />
“Saya legowo menerima semua ini, cuma chemistry nya kurang mengena di diri saya,” ujar Fasli. Baginya, promosi, demosi dan rotasi itu merupakan hal yang biasa di birokrasi. Tidak selalu semua terjadi karena alas an yang bisa dimengerti. Semua itu harus dijalani dengan hati yang bersih, sikap legowo dan penuh rasa syukur.<br />
Skenario  terbesar itu, jelas Fasli hanya Allah yang tahu. Manusia hanya bisa menjalaninya saja. “Untuk itu, life goes on”, dan pada waktunya akan kembali seperti biasa. Saya akan meneruskan pengabdian untuk memajukan pendidikan akan negeri tercinta ini melalui jalur profesional,” ungkap Fasli.<br />
Selama ini, Fasli mengaku, dirinya memiliki hubungan yang baik dengan Mendiknas, termasuk Wapres Boediono. Soal kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat bantu belajar-mengajar di Kemendiknas Tahun Anggaran 2007 yang membelit anak buahnya saat menjadi dia menjabat Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMTK), menurutnya sudah dibeberkannya kepada penyidik selaku saksi.<br />
Soal Musliar Kasim jadi Wamendikbud, menurut Fasli patut disyukuri. Apalagi sudah dua kali, alumni Unand menduduki posisi strategis di jajaran Kemendikbud. “Kepercayaan menjadi wamendikbud, mari kita jaga dan dukung bersama. Semua perlu proaktif, jangan hanya mengandalkan pemerintah,” imbuh Fasli. (***)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=154&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/10/19/fasli-jalal-mantan-wamendiknas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2011/10/fasli-jalal.jpg?w=227" medium="image">
			<media:title type="html">fasli jalal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Musliar Kasim setelah Diminta Presiden jadi Wamendiknas</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/10/19/musliar-kasim-setelah-diminta-presiden-jadi-wamendiknas/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/10/19/musliar-kasim-setelah-diminta-presiden-jadi-wamendiknas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 11:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Musliar Kasim setelah Diminta Presiden jadi Wamendiknas Saya Pikir Saya Akan jadi Wamentan LANTARAN tak pernah punya angan-angan menjadi wakil menteri, mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) ini mengaku kaget saat dipanggil ke Cikeas. Dia juga tak mengira bakal menjadi wakil menteri pendidikan nasional (wamendiknas). Saat berhadapan dengan Presiden SBY, mantan dosen yang dikenal dengan gebrakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=148&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Musliar Kasim setelah Diminta Presiden jadi Wamendiknas</p>
<p>Saya Pikir Saya Akan jadi Wamentan</p>
<div id="attachment_149" class="wp-caption alignleft" style="width: 279px"><a href="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2011/10/musliar-kasim-rektor-univ1.jpg"><img class="size-medium wp-image-149" title="Musliar Kasim Rektor Univ" src="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2011/10/musliar-kasim-rektor-univ1.jpg?w=269&#038;h=300" alt="" width="269" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Musliar Kasim</p></div>
<p>LANTARAN tak pernah punya angan-angan menjadi wakil menteri, mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) ini mengaku kaget saat dipanggil ke Cikeas. Dia juga tak mengira bakal menjadi wakil menteri pendidikan nasional (wamendiknas).</p>
<p>Saat berhadapan dengan Presiden SBY, mantan dosen yang dikenal dengan gebrakan membuka mata kuliah kewirausahaan itu berpikir, dirinya akan ditunjuk sebagai wakil menteri pertanian (wamentan). Kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/10), Musliar menceritakan kronologis hingga dia ditawari SBY untuk menjadi wamendiknas. Berikut petikan wawancaranya:</p>
<p>Anda diminta menjadi wamendiknas, bagaimana ceritanya?<br />
Pada saat itu, saya sedang ada acara Itjen Kemdiknas di salah satu hotel di Jakarta, Jumat (14/10) sekitar jam 07.00 WIB. Saya kemudian ditelpon oleh ajudan pak Sudi Silalahi. Mungkin pak Sudi tidak ada nomor saya, maka ajudan beliau yang menghubungi saya.</p>
<p>Ajudan beliau menyampaikan bahwa Pak Presiden sudah mendapat masukan dari berbagai pihak dan pesannya saya dinilai mampu untuk mengemban tugas di Kemendiknas, sebagai Wamendiknas, karena di Kemdiknas akan ada dua orang Wamendiknas, katanya.<br />
<span id="more-148"></span><br />
Lalu, apakah Anda langsung menjawab bersedia?<br />
Mendengar pernyataan tersebut, saya hanya menjawab bahwa saya sebagai PNS dan abdi negara, maka saya siap menjalankan perintah dan tugas apa saja.</p>
<p>Selanjutnya, apa yang Anda lakukan setelah mendengar kabar itu?<br />
Kata ajudan, saya disuruh siap-siap saja, karena jam 14.00 WIB diminta agar merapat ke Cikeas. Setelah itu, saya langsung melapor ke pak Mendiknas, Mohammad Nuh. Harusnya dari acara di hotel itu, saya harus ke acaranya pak Wamendiknas (Fasli Jalal) di Kementerian Agama. Tetapi akhirnya tidak jadi, dan saya langsung on the way menghadap Pak Nuh. Beliau memang memberi arahan agar bertemu dulu dengan beliau di kantor Kemdiknas. Saya ke sana (Kemdiknas) untuk  temui beliau, saya menghadap beliau, dan menyampaikan bahwa saya tidak tahu apa yang terjadi.</p>
<p>Kabarnya Anda sempat bingung ya?<br />
Iya, saya sempat bilang ke Pak Nuh, saya datang ke Jakarta kan awalnya hanya menolong pak Menteri dengan ikhlas sebagai Irjen dan saya rela meninggalkan jabatan Rektor Universitas Andalas. Tapi saya kok ditelpon oleh ajudan Pak Sudi, apa yang terjadi? Tanya saya ke pak Nuh. Saya juga sempat bertanya ke Pak Menteri, siapa yang menjadi mendiknasnya nanti. Menurut beliau (Pak Nuh), saya tidak perlu tahu siapa Menterinya, apakah tetap atau diganti. Kata beliau, yang terpenting saya lebih baik datang ke Cikeas dulu, nanti Presiden yang akan memberikan arahan dan bertanya apakah saya bersedia atau tidak.</p>
<p>Ketika sampai di Cikeas, arahan apa yang disampaikan oleh Presiden kepada Anda ?<br />
Presiden memberikan arahan kepada saya, untuk menjadi Wamendiknas bidang Pendidikan. Dan rupanya, beliau juga sudah memegang data-data mengenai diri saya. Mungkin diperoleh dari Pak Mendiknas.</p>
<p>Lantas, apa yang dikatakan Presiden kepada Anda?<br />
Presiden bilang, beliau sudah lama mengetahui tentang saya. Beliau juga gembira dengan apa yang saya  lakukan selama ini. Terutama untuk kerjasama gandum. Memang selama ini ada kerjasama antara Universitas Andalas dan universitas di Slovakia. Kerjasama ini sudah berjalan 4 bulan. Waktu Presiden berkunjung ke Slovakia beberapa waktu lalu, menandatangani kerjasama antara Universitas Andalas dan universitas di Slovakia serta dengan salah satu pengusaha di sana. Tapi pada saat itu, juga dengan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Andalas yang sekarang. Pada saat itu, saya juga hadir di situ. Presiden respek sekali dengan apa yang kita lakukan. Dari situ, saya sempat berpikir saya akan menjadi Wakil Menteri Pertanian, karena introducing-nya itu soal pertanian.  Padahal saya sudah dibilang Pak Sudi untuk jadi Wamendiknas.</p>
<p>Ada lagi yang disampaikan Presiden?<br />
Beliau mengatakan, pendidikan ini akan kita kembangkan.  Kebudayaan ini akan kita tarik ke Kemendiknas. Nah, karena pekerjaannya semakin berat, akan dibutuhkan dua orang Wamen. Salah satunya Pak Musliar yang akan membidangi wamen bidang pendidikan.</p>
<p>Apakah Anda sempat tahu siapa wamendiknas lainnya?<br />
Saya tidak tanya siapa wamen yang satunya lagi, karena tidak elok.</p>
<p>Pesan khusus dari Presiden?<br />
Ya. Beliau memberi pesan khusus, tolong diperhatikan, bagaimana agar pendidikan itu maju. Secara intelektual masyarakat kita punya ilmu pengetahuan, tapi sekaligus punya karakter. Beliau juga meminta agar diusahakan alumni dunia pendidikan itu matching dengan kebutuhan pasar kerja. Sehingga betul-betul bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan berkompetisi nasional. Beliau arahkan, dan beliau tanya apakah pak musliar bersedia?</p>
<p>Nah, apa jawaban Anda ketika ditanya Presiden saat itu?<br />
Lalu saya jawab, pak saya sebagai bawahan dan PNS saya siap bertugas dimana saja dan apa saja. Ketika Pak Nuh dulu meminta datang ke sini (Jakarta), saya juga siap bekerja keras, dan Insyallah ini jadi lahan jihad buat saya dalam mengembangkan dunia pendidikan nasional.</p>
<p>Bagaimana tanggapan keluarga?<br />
Istri saya sempat kaget, dan keluarga besar juga sempat kaget. Bagi saya, tidak pernah terbayang untuk menjadi wamendiknas. Karena saya pribadi, hanya berpikir mungkin jadi dosen sudah cukup baik buat saya. (cha/jpnn)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=148&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2011/10/19/musliar-kasim-setelah-diminta-presiden-jadi-wamendiknas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2011/10/musliar-kasim-rektor-univ1.jpg?w=269" medium="image">
			<media:title type="html">Musliar Kasim Rektor Univ</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jasa Raharja Menuju Zero Accident</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/31/jasa-raharja-menuju-zero-accident/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/31/jasa-raharja-menuju-zero-accident/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 13:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Ada kesan menggelitik sekaligus mengena dari pariwara PT Jasa Raharja di televisi beberapa waktu belakangan. Iklan berdurasi 30 detik itu menampilkan sosok aktor senior Jaja Miharja, tiba-tiba terkejut mendengar keributan saat berkendara di jalan. Tak lama berselang, muncullah wanita paruh baya. Kesan kocak pun langsung terlihat. “Heh, ada Jaja Miharja. Tolong Bang, ada kecelakaan. Cuma [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=138&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/12/jupiter_mx_1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-140" title="Jupiter_MX_" src="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/12/jupiter_mx_1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Ada kesan menggelitik sekaligus mengena dari pariwara PT Jasa Raharja di televisi beberapa waktu belakangan. Iklan berdurasi 30 detik itu menampilkan sosok aktor senior Jaja Miharja, tiba-tiba terkejut mendengar keributan saat berkendara di jalan. Tak lama berselang, muncullah wanita paruh baya. Kesan kocak pun langsung terlihat. <span id="more-138"></span><br />
“Heh, ada Jaja Miharja. Tolong Bang, ada kecelakaan. Cuma Jaja Miharja yang bisa nolong,” ujar sang wanita sambil menarik tangan Jaja Miharja ke lokasi kecelakaan. Kendati sudah berupaya menjelaskan, namun sang wanita bergeming. Lalu muncullah pria berpakaian Jasa Raharja menjelaskan bagaimana sebenarnya.<br />
“Ingat! Jika terjadi kecelakaan transportasi darat, laut, udara hubungi Jasa Raharja. Jasa Raharja, asuransi kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang umum,” ujar sang pria. Iklan ditutup dengan pernyataan Jaja Miharja,” Ingat Jasa Raharja, bukan Jaja Miharja.”<br />
Kendati hanya 30 detik, namun jalan cerita dan pesan disampaikan mudah ditangkap. Jasa Raharja berupaya menyentuh emosi masyarakat. Kesan kocak Jaja Miharja dan pemilihan kalimat, menjadikan iklan itu lebih hidup.<br />
Kendati sudah memasuki usia ke-50 tahun, keberadaan Jasa Raharja terhadap upaya menekan angka kecelakaan masih perlu ditingkatkan lagi. Manfaat Jasa Raharja lebih menonjol ketika terjadi kecelakaan (opportunity after accident), baik meninggal atau pun korban butuh perawatan atau penguburan.<br />
Besaran santunan mengacu kepada Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor: 37 /PMK.010 /2008 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib dana Pertanggungan Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di darat, Sungai/Dana, Ferry/Penyebarangan, Laut, dan Udara.<br />
Aturan itu menyebutkan bahwa besaran santunan untuk korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan sebesar Rp25 juta. Lalu, untuk perawatan maksimal Rp10 juta, dan biaya penguburan bagi korban yang tak memiliki ahli waris sebesar Rp2 juta.<br />
<strong>Masih Memprihatinkan</strong><br />
Menekan angka kecelakaan, jelas jadi tantangan tersendiri bagi Jasa Raharja di samping institusi lainnya. Pasalnya, sampai saat ini kasus kecelakaan terbilang tinggi. Di Sumbar misalnya, berdasarkan data korban pembayaran santunan akibat kecelakaan Jasa Raharja Cabang Sumbar per November 2010, terjadi 2.445 kasus dan 702 orang meninggal dunia. Artinya, rata-rata tiap hari 2 sampai 3 orang meninggal akibat kecelakaan.<br />
Angka tersebut hampir mendekati kasus tahun lalu. Di mana, 2009 terjadi 2.849 kasus dengan 789 orang tewas. Sedangkan 2008, ada 2.839 kasus kecelakaan dan 726 orang meninggal. Dilihat dari sisi penyebab, pengguna sepeda motor paling mendominasi 70 persen, diikuti kendaraan pribadi 14  persen, angkutan umum 3 persen, truk 6 persen dan lain-lain 7 persen.<br />
Jika dilihat kelompok usia korban kecelakaan, maka usai produktif (20-44 tahun) paling tinggi dengan 43 persen. Diikuti usia anak-anak dan remaja (0-19) 33 persen, usia 45-64 tahun 17 persen, dan di atas usia 65 tahun 7 persen. Profesi pelajar dan wiraswata mendomisasi korban kecelakaan masing-masingnya 30 persen. Lalu, ibu rumah tangga 12 persen, guru dan PNS 10 persen dan lain-lain 18 persen.<br />
Kemudahan memiliki sepeda motor ditambah minimnya pertambahan ruas jalan, diyakini banyak kalangan jadi penyebab utama masih tingginya angka kecelakaan. Dua faktor ini ditambah lagi rendahnya kesadaran masyarakat berkendara di jalan. Terutama kalangan paling riskan mengalami kecelakaan, seperti remaja dan usia produktif. Setidaknya ini juga sesuai referensi WHO 2004, merilis tiga penyebab kecelakaan utama, manusia, kendaraan dan jalan.<br />
Dari perkiraan produsen sepeda motor 2010 seperti dilansir tempointeraktif.com, Senin (8 November 2010), total penjualan sepeda motor akhir tahun ini bakal 7,3 juta unit, dan tahun depan angkanya bisa tumbuh menjadi 8,4 juta unit. Penambahan luar biasa ini tak diimbangi dengan penambahan ruas jalan. Di DKI Jakarta misalnya, perbandingan luas wilayah dengan jalan di Jakarta saat ini hanya 6,26 persen. Persentase idealnya 14 persen. Padahal, kepadatan jalan berbanding lurus dengan kecelakaan.<br />
<strong>Kesadaran Bertransportasi</strong><br />
Berkaca kepada fakta di atas, pembelajaran pentingnya menumbuhkan kesadaran berkendara sangat krusial. Di sinilah pentingnya peranan Jasa Raharja. Kendati sudah melakukan sejumlah terobosan dengan merangkul institusi terkait seperti kepolisian, departemen perhubungan, namun peranan ini perlu lebih ditonjolkan lagi.<br />
Setidaknya ada beberapa langkah konkret dilakukan; Pertama, Jasa Raharja perlu lebih mengintensifkan kerja sama dengan kepolisian, Dephub, serta Depdiknas. Selain penyuluhan dan edukasi, juga mendorong segera terealisasinya pendidikan disiplin berlalu lintas dalam kurikulum pendidikan nasional mulai tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, serta perguruan tinggi. Realisasi program MoU-nya sudah ditandatangani Mendiknas, Muhammad Nuh, dengan mantan Kapolri Jenderal, Bambang Hendarso Dahuri, di Jakarta, Senin (8 Maret 2010) lalu ini, bentuk pendidikan dini, serta langkah preventif mengatasi pelanggaran lalu lintas khususnya bagi anak sekolah.<br />
Kedua, mendorong terealisasinya amanat Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan guna pembentukan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Forum LLAJ) dan penyusunan Rencana Umum Keselamatan LLAJ di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Forum ini memiliki peranan strategis menyelesaikan permasalahan yang timbul antarsektoral atau instansi. Setidaknya masing-masing instansi bisa memainkan peranan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.<br />
Ketiga, merangkul dan memfasilitasi pembentukan komunitas pengendara sepeda motor atau moda lainnya sebagai percontohan. Imej negatif komunitas motor kerap ugal-ugalan di jalan raya, bukan tak mungkin diubah jadi penggerak tertib berlalu lintas. Kelompok didominasi anak-anak muda ini perlu ditempa dengan pemahaman disiplin berlalu lintas, baik sisi aturan, safety riding, memakai helm SNI, menyalakan lampu siang, patuhi garis stop (marka jalan), serta lainnya.<br />
Keempat, Jasa Raharja perlu berperan lebih dalam mendukung penyediaan dan pembuatan marka jalan. Mengingat faktor satu ini berperan vital mengurangi/meningkatkan angka kecelakaan. Bila marka jalan buruk, hampir dipastikan di ruas jalan tersebut kerap terjadi kecelakaan.<br />
Selain peran-peran di atas, Jasa Raharja diharapkan bisa lebih membuka diri dan program-programnya mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Jadi, orang tak lagi lebih mengenal Jaja Miharja ketimbang Jasa Raharja. Apalagi perusahaan pelat merah ini sudah menapaki usai emas, 50 tahun. Selamat. (*)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=138&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/31/jasa-raharja-menuju-zero-accident/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/12/jupiter_mx_1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Jupiter_MX_</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perang Strategi Memikat Nasabah Tajir</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/perang-strategi-memikat-nasabah-tajir/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/perang-strategi-memikat-nasabah-tajir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 15:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah ruangan besar di lantai dasar Plaza Bank Internasional Indonesia (BII) di Jalan Thamrin, Jakarta, menawarkan keramahan plus kenyamanan. Beberapa petugas customer service siap melayani nasabah. Karena itu, nasabah tak perlu mengantre seperti di ruang pelayanan biasa. Ya, ruangan yang penuh petugas berwajah cantik dan ramah itu dikhususkan bagi pelanggan BII Platinum Access. Inilah nasabah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=134&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah ruangan besar di lantai dasar Plaza Bank Internasional Indonesia (BII) di Jalan Thamrin, Jakarta, menawarkan keramahan plus kenyamanan. Beberapa petugas customer service siap melayani nasabah. Karena itu, nasabah tak perlu mengantre seperti di ruang pelayanan biasa.<br />
Ya, ruangan yang penuh petugas berwajah cantik dan ramah itu dikhususkan bagi pelanggan BII Platinum Access. Inilah nasabah yang mendapat layanan wealth management (WM) dari BII.<span id="more-134"></span><br />
Program BII Platinum Acces, kata Senior Vice President (SVP) wealth management and Funding Bussiness BII, Stefanus Willy Sukianto, dimulai pada 2003. Produk ini diperuntukkan bagi nasabah dengan setoran minimal Rp 1 milyar. Namun, pada 2006, repositioning atas layanan ini dilakukan. &#8220;Kami meningkatkan kuantitas dan kualitas produk, pembukaan cabang baru, serta memperbanyak marketing dan promosi,&#8221; ungkap Stefanus.<br />
Peningkatan jumlah orang kaya yang signifikan mendorong BII untuk terus berinovasi. Pada 15 April 2008, BII kembali melakukan rebranding BII Platinum Access dengan mengenalkan ikon baru, yakni bunga lotus. Lotus sudah ada sejak ribuan tahun lampau dan semua bagian bunga bisa dimanfaatkan manusia. &#8220;Bunga lotus sebagai simbol akar peradaban dunia bukan sekadar simbol dari kemakmuran, melainkan juga kualitas hidup, keseimbangan, dan harmoni,&#8221; kata Stefanus.<br />
Manifestasi lotus di masyarakat seperti nampak pada bertambahnya jumlah orang kaya sangat fantastis. Salah satu indikatornya adalah adanya peningkatan simpanan dana masyarakat di bank-bank. Tercatat hingga Juni 2010, dana pihak ketiga (DPK) di bank mencapai Rp 2.113,63 trilyun. Naik Rp 84,41 trilyun dibandingkan dengan Mei 2010. Dari jumlah itu, kenaikan terbesar terjadi pada nasabah di atas Rp 5 milyar.<br />
Menurut data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), per 30 Juni 2010 jumlah DPK di atas Rp 5 milyar mencapai Rp 829,46 trilyun. Naik Rp 55,75 trilyun dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2010 yang baru mencapai Rp 773,72 trilyun.<br />
Mengutip data LPS, kini ada 200.000-an orang kaya dengan simpanan minimal Rp 1 milyar. &#8220;Mereka adalah nasabah prioritas yang dilayani relationship manager di perbankan,&#8221; ungkap Maikel Sajangbati, pendiri Certified Wealth Managers&#8217;s Association (CWMA). Sedangkan pemilik dana di bawah Rp 1 milyar lebih banyak.<br />
Lalu nasabah dengan dana Rp 100 juta-an sekitar dua juta orang. Pemilik dana Rp 1 juta ke atas sekitar Rp 90 juta. Untuk dana di atas Rp 100 juta total mencapai Rp 1.600 trilyun dari total DPK sebesar Rp 2.100 trilyun. Melihat komposisi di atas, menurut Maikel, sangat masuk akal jika segmen pasar orang kaya ini menjadi bidikan para RM di bank-bank.<br />
***<br />
Persaingan memperebutkan pangsa pasar yang sempit namun potensial ini dapat dilihat dari strategi bank-bank memikat nasabah tajir. Bank Mandiri misalnya, membuka servis wealth management (WM) lewat Mandiri Prioritas sejak Agustus 2002. Motifnya didasari meningkatnya kebutuhan nasabah berkantong tebal akan layanan yang lebih privat.<br />
Mandiri Prioritas untuk nasabah dengan penempatan dana minimal Rp 500 juta. Dengan disokong 38 outlet prioritas, jumlah nasabah yang tersedot hinga penghujung Juni 2010 lebih dari 53.000 nasabah. Total portfolio yang dikelola Mandiri Prioritas Rp 93 trilyun terdiri dari dana nasabah dan produk investasi.<br />
Menurut SVP wealth management Bank Mandiri, Inkawan D. Jusi, manfaat layanan khusus itu bagi nasabah adalah untuk mengelola, mengembangkan, dan melindungi aset secara maksimal. Sedangkan bank mendapatkan manfaat berupa net interest income dari dana serta fee-based income. &#8220;Kontribusi laba WM terhadap perusahaan kurang lebih sebesar 12%-14%,&#8221; Inkawan mengungkapkan.<br />
Untuk menggaet nasabah, Mandiri Prioritas memasang empat pilar utama. Pertama people, di mana Mandiri menyiapkan relationship manager team yang diisi para spesialis bidang investasi. Kedua process, di mana nasabah akan dilayani dengan disiplin pendekatan portfolio advisory melalui advis yang terstruktur dan profesional. Ketiga privilege, di mana nasabah akan dilayani berdasarkan lifestyle masing-masing.<br />
Keempat priority access, di mana nasabah dapat melakukan kegiatan transaksi dengan mudah, praktis, cepat, nyaman, dan didukung infrastruktur terpadu dan jangkauan luas. Kiat mendapatkan nasabah tajir juga ditempuh BII. Dengan filosofi baru BII Platinum Access, menurut Stefanus, BII ingin layanannya bukan sekadar bisnis biasa.<br />
Platinum Access mengusung lima pilar. Pertama, wealth enhancement atau peningkatan kekayaan. Dengan ini BII ingin membantu meningkatkan kekayaan nasabah sesuai tujuan utama nasabah memilih produk ini. Pilar kedua, personalized advantages atau keuntungan pribadi, di mana nasabah akan memperoleh servis istimewa secara personal.<br />
Ketiga, privilege atau hak istimewa, di mana nasabah bisa menikmati servis istimewa di semua cabang BII Platinum Access. &#8220;Mereka bisa memakai ruangan kami untuk bertemu rekan bisnis,&#8221; kata Stefanus.<br />
Keempat, extensive access atau akses yang luas, di mana nasabah berhak mendapatkan layanan call centre 24 jam, layanan ATM di pelbagai wilayah dan akses ke cabang-cabang BII. Kelima, quality of life and time, di mana BII memberi perhatian khusus pada hobi nasabahnya melalui sejumlah event.<br />
&#8220;Berkat filosofi lotus, nasabah BII Platinum Access di atas Rp 1 milyar naik signifikan,&#8221; ungkap Stefanus. Kini nasabah BII Platinum Access mencapai 10.000 lebih. Total dananya mencapai 25% dari total DPK yang dikelola BII.<br />
***<br />
Karakter nasabah tajir merupakan tantangan tersendiri bagi divisi wealth management. Bank BCA, misalnya, membidik mereka melalui BCA Prioritas. Layanan khusus yang muncul tahun 1996 ini awalnya untuk pemilik account minimal Rp 200 juta. Karena kekayaan orang naik signifikan, maka kini batasan minimal nasabah menjadi Rp 500 juta.<br />
Menurut Wakil Direktur Utama BCA, Jahja Setiaatmadja, nasabah prioritas misalnya naik cukup fantastis. Jika tahun 2008 baru 70.000 rekening, maka akhir 2009 menjadi 79.000 dari total 8 juta nasabah BCA. &#8220;Ke depan, untuk nasabah prioritas kita akan jaga kualitas portofolio. Kita akan lebih jaga relationship dengan kekuatan servis ala BCA,&#8221; kata Jahja.<br />
Jumlah saldo nasabah BCA Prioritas juga signifikan. Total Rp 100 trilyun dari seluruh DPK per Juni 2010 sebesar Rp 255 trilyun. &#8220;Sedari awal kita sadar bahwa ada prime customer yang perlu perhatian lebih khusus,&#8221; ungkap Jahja.<br />
Kini BCA tengah menggarap pilot project berupa BCA Solitaire, yakni layanan yang satu tahap di atas BCA Prioritas. &#8220;Kalau Prioritas nasabah yang minta, sedangkan Solitaire sebaliknya kita yang minta. Syaratnya dana harus di atas Rp 2 milyar. Lalu kita akan undang. Karakternya apa, rahasia&#8230;,&#8221; kata Jahja penuh teka-teki.<br />
Rayuan sejati juga dilancarkan Bank Danamon melihat pertumbuhan high net worth individual (HNWI) yang pesat. Parameternya adalah animo yang tinggi di pasar dan booming layanan ini kurun delapan tahun terakhir. Maka, sejak November 2001, Bank Danamon langsung mengibarkan Danamon Prima Gold.<br />
***<br />
Melihat persaingan yang ketat pada segmen tajir ini, demikian kata Dyah P. Rumantir, wealth management Services Head Bank Danamon, maka pada 2007 dilakukan revitalisasi produk dengan Danamon Privilege. &#8220;Ini khusus untuk nasabah dengan dana minimal Rp 1 milyar,&#8221; kata Dyah. Di sini, Danamon juga menerapkan sistem otomatis bagi nasabah minimal Rp 1 milyar.<br />
Kini terdapat 11 lounge Danamon Privilege dari 477 cabang yang ada. Kunci layanan WM Danamon Privilege adalah bagaimana membagi portofolio nasabah sesuai tingkat kebutuhannya dan risiko yang diinginkan. &#8220;Kita cocokkan dengan produk yang ada dan diversifikasi untuk mencapai return yang baik, seperti ke produk asuransi dan reksadana yang fixed income,&#8221; kata Dyah.<br />
Melihat kilau nasabah-nasabah tajir, Bank Pertama pun terpukau dan memutuskan untuk memikatnya melalui Pertamabank Priority. Menurut Bianto Surodjo, Head wealth management, Retail Liability Product &amp; e-Channel Bank Permata, dalam Permatanank Priority nasabah bisa menikmati produk yang beragam dan bisa dikombinasikan tawaran solusi keuangan berbeda tergantung karakter nasabah. &#8220;Untuk menarik nasabah, kami punya strategi,&#8221; jawab Bianto.<br />
Pertama adalah membentuk tim yang khusus didedikasikan pada nasabah untuk membantu mengoptimalkan aset-asetnya. Kedua, menawarkan produk yang kompetitif, menarik serta memberi hasil maksimal. Ketiga, memberikan priority access berupa layanan tanpa batas ke berbagai fasilitas Bank Permata. Keempat, menyuguhkan family priviledges dan keuntungan eksklusif bagi nasabah.<br />
Dari sisi produk WM, Bank Permata menurut Bianto, menawarkan pilihan yang luas. Dari deposito, tabungan, giro, hingga produk investasi dan asuransi. Menurut Bianto karakteristik nasabah di atas Rp 1 milyar beragam. Hal itu bisa dilihat dari tujuan investasi, profil risiko, pilihan produk investasi, dan tingkat kecanggihan investasi.<br />
Perbedaan karakteristik itu, Bianto menambahkan, menyebabkan beragamnya preferensi investasi tiap-tiap nasabah. Ada yang konservatif dan ada yang agresif. Soal karakteristik, menurut Stefanus dari BII, saat ini ekspektasi nasabah premium meningkat. Mereka tidak lagi hanya menginginkan layanan perbankan biasa, melainkan juga asuransi dan investasi.<br />
Peningkatan ekspektasi ini muncul karena nasabah ini menginginkan hasil investasi yang lebih besar. &#8220;Sebagai siasat membagi risiko, maka banyak yang mengambil diversifikasi produk perbankan dan investasi yang berbeda,&#8221; Stefanus mengungkapkan. Animo untuk diversifikasi ini, diakui oleh Stefanus, menjadi kesempatan bagi BII untuk menawarkan produk sesuai dengan keinginan nasabah.<br />
Selain itu, Stefanus melihat kecenderungan lain yang bisa menjadi peluang pengembangan WM. Yakni munculnya nasabah di kota-kota yang maju pesat dan menginginkan layanan istimewa. Hasrat tersebut disambut BII dengan membuka cabang-cabang baru bagi layanan WM. &#8220;Jika kini sudah ada 13 cabang, tahun depan kita tambah 13 cabang WM,&#8221; kata Stefanus.<br />
Meskipun menggiurkan, pola layanan WM di Tanah Air perlu ditingkatkan. Karena produk WM di sejumlah negara maju memang lebih beragam, terutama pasca-krisis ekonomi 2008. &#8220;Di Indonesia jadi lebih fokus pada produk-produk yang simpel,&#8221; kata Stefanus kepada Haris Firdaus dari Gatra.<br />
Meski demikian, Stefanus mengungkapkan, bagi orang Indonesia sendiri, bank di Tanah Air lebih banyak memberi keuntungan. &#8220;Walau menyimpan uangnya di Singapura, begitu bertransaksi mereka akan memilih bank di Indonesia. Karena mereka membutuhkan jaringan dan kemudahan akses,&#8221; katanya. Toh, menurut Bianto dari Permata, selama ini tren baru layanan WM biasanya memang datang dari negara maju.<br />
Menyinggung gecarnya tawaran bank asing di luar negeri dengan produk WM-nya, Jahja dari BCA melihatnya sebagai tantangan. &#8220;Banyak orang kita yang menyimpan dana di Singapura dengan minimal dana US$ 1 juta atau Rp 9 milyar,&#8221; ungkap Jahja.<br />
Diversifikasi produk investasi di sana juga banyak. Bank asing menganalisis nasabah dengan dipandu pernyataan di form, apakah agresif, moderat, atau konservatif. &#8220;Jika konservatif keuntungan 10%, jika agresif bisa 50%,&#8221; kata Jahja.<br />
***<br />
Dyah dari Danamon menilai, dalam berinvestasi, nasabah di Tanah Air memang masih konservatif ketimbang di Hong Kong dan Singapura. Meski begitu, belakangan investasi di saham juga dijadikan alternatif selain deposito dan obligasi. Seiring kesadaran yang makin tinggi ini, menurut Dyah, Danamon melalui fund manager melakukan edukasi lewat seminar menggandeng Bursa Efek Indonesia, Danareksa, dan BNP Paribas.<br />
Kini hampir semua bank punya layanan WM. &#8220;Apabila tidak diberi benefit, maka bisa diambil bank lain,&#8221; kata Dyah. Namun ada yang lebih dari sekadar benefit, yakni relationship. &#8220;Meski beda bunga 0,5% mereka juga tetap stay karena aspek relationship itu,&#8221; ungkap Dyah.<br />
Namun, setelah beragam goncangan krisis ekonomi, Bianto berpendapat, semua akan berpulang pada karakteristik dasar high net worth individual. &#8220;Intinya, mereka punya hasrat menaruh dana di tempat yang aman, kredibel, serta dikelola oleh institusi atau orang yang dipercayai,&#8221; kata Bianto kepada Haris Firdaus. Relationship dan trust memang kuncinya. Layanan BCA Prioritas, misalnya, menurut Jahja, selain personal relationship, juga lebih condong ke investasi yang konservatif.<br />
&#8220;Pasalnya, jika merugi, hal itu bisa merusak hubungan yang BCA jalin,&#8221; kata Jahja. Oleh karena itu, produk deposito, tabungan rupiah/dolar, asuransi, ORI, dan reksadana tetap andalan. Hal senada juga diungkap Inkawan dari Mandiri. Sebagai gambaran, nasabah dengan dana Rp 3 milyar lebih ternyata punya karakteristik loyal dan memprioritaskan relationship. &#8220;Mereka menghargai privacy, suka layanan personal, memiliki sejarah baik dengan bank, namun tetap sensitif terhadap risiko, price, dan return dari investasi,&#8221; Inkawan mengungkapkan. (<em>G.A. Guritno, Cavin R. Manuputty, dan Birny Birdieni, juara I BII 2010)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=134&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/perang-strategi-memikat-nasabah-tajir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mentawai, Si Cantik Nan Eksotis</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/mentawai-si-cantik-nan-eksotis/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/mentawai-si-cantik-nan-eksotis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 03:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Mentawai, Si Cantik Nan Eksotis “Kami belum tahu dampak tsunami terhadap bisnis surfing di Mentawai, karena setiap bencana pasti ada dampaknya. Tetapi, biasanya peselancar itu punya pikiran sendiri, mereka punya dunia sendiri,” Sikap optimistis itu diungkapkan Ketua Asosiasi Kapal Selancar Sumbar, Aim Zein, lima hari pascagempa diiringi tsunami berkuatan 7,2 skala richter, Senin (25/10) lalu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=126&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mentawai, Si Cantik Nan Eksotis<br />
<em><a href="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/12/mentawai-romi-172.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-131" title="mentawai-romi (17)" src="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/12/mentawai-romi-172.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>“Kami belum tahu dampak tsunami terhadap bisnis surfing di Mentawai, karena setiap bencana pasti ada dampaknya. Tetapi, biasanya peselancar itu punya pikiran sendiri, mereka punya dunia sendiri,” </em><br />
Sikap optimistis itu diungkapkan Ketua Asosiasi Kapal Selancar Sumbar, Aim Zein, lima hari pascagempa diiringi tsunami berkuatan 7,2 skala richter, Senin (25/10) lalu. Bencana paling merusak dan memakan korban jiwa sejak beberapa dekade belakangan. <span id="more-126"></span><br />
Teteu, begitu orang Mentawai menyebut gempa, jelas menjadi mimpi buruk bagi upaya percepatan pembangunan di provinsi kepulauan di Sumbar itu. Tak terkecuali sektor periwisata. Apalagi tsunami itu juga menghancurkan Macaroni Resort, salah satu basecamp turis surfing asing di Teluk Makaroni di Pagai Utara. Selain itu, juga Katie resort.<br />
Selaku sektor vital, kerusakan infrastruktur dan fasilitas pariwisata memberi dampak besar bagi Mentawai secara umum. Tak terkecuali geliat perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Mengingat sektor pariwisata bukan hanya mempengaruhi pemilik modal besar (pemilik resort, misalnya), juga masyarakat sehari-harinya penyuplai makanan ke resort ataupun mereka berprofesi jadi guide.<br />
Bila berpatokan kasus bom Bali I (2001) dan II (2005), dua peristiwa itu sempat mengakibatkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan. Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, seperti dikutip majalah Tempo edisi 23 Oktober 2005 lalu, sempat memprediksi jumlah kunjungan wisatawan turun sekitar 30 persen. Kondisi hampir sama juga berpeluang terjadi di Mentawai pascatsunami, seiring adanya sejumlah penundaan iven tahun depan.<br />
Pelaksanaan iven world surfing championship disponsori Ocean Pacific, misalnya. Sedianya iven final seri kejuaraan dunia surfing diikuti peselancar nomor wahid dunia itu direncanakan akan digelar di Mentawai tahun depan. “Ini rencana kami beberapa tahun lalu. Pihak sponsor surfing kelas dunia sudah bersedia mendanai ini semua. Tapi, kurang etis rasanya menggelar iven seperti ini di saat Mentawai dalam keadaan sekarang,” aku Aim Zain.<br />
Tak jauh beda, Anom Suheri, pengelola Kandui Resort juga berpadangan sama. Babak awal pascatsunami di Mentawai akan berdampak pada tingkat kunjungan. “Dalam waktu dekat pasti ada perubahan kunjungan. Sebagai bentuk shock awal usai tsunami,” ujar Anom Suheri, awal November 2010 lalu. Kendati begitu, baik Aim maupun Anom berkeyakinan pawisata Mentawai cepat bangkit.<br />
Keyakinan praktisi pariwisata ini bukan tanpa alasan. Daya tarik bahari Mentawai menjadi magnet tersendiri bagi pencinta surfing. Si cantik nan eksotis ini masih menyimpan sejuta pesona. Alamnya menghadap lautan Samudera Hindia, menjadikan kualitas ombaknya sangat spesifik. Bahkan, peselancar terbaik dunia saat ini, Kelly Slater juga pernah merasakan ombak di Kepulauan Mentawai.<br />
Ombak Mentawai bagi peselancar super komplit, ibaratnya toko serba ada. Mau ombak kiri, ombak bergulung ke kanan, ombak tingginya hingga tiga meter atau ombak untuk peselancar pemula, semua ada dan itu juga tersedia sepanjang tahun. Selain itu, ombak Mentawai juga masih bersih, pantainya alami, tidak membuat badan peselancar gatal-gatal usai bermain air. Hampir sepanjang waktu, imbuh Aim, turis asing mendatangi Mentawai, terutama musim ombak besar dimulai April hingga November.<br />
Data Asosiasi Kapal Selancar Sumbar menunjukkan, kunjungan peselancar ke Mentawai tiap tahunnya mencapai 5.000 orang. Mereka datang dari Amerika Serikat, Selandia Baru, Australia, Perancis dan lainnya. Ombaknya diklaim banyak kalangan (terutama peselancar) adalah salah satu ombak terbaik di dunia. Menempati urutan ketiga setelah Hawai dan Tahiti. Wisatawan rata-rata menghabiskan US$ 2.500 selama berselancar di Mentawai.<br />
<strong>Tak Hanya Selancar</strong><br />
Bagi wisatawan peminat objek wisata selain surfing, tak perlu khawatir. Keelokan bumi Sikerei siap menghadirkan daya tarik lain. Kabupaten berjarak 150 km dari lepas pantai Pulau Sumatera dengan luas 601 km² didiami 64.235 jiwa ini, juga dikenal dengan cagar biosfernya.<br />
Ya, sejak 1981 lalu badan PBB urusan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan (Unesco) menetapkan Pulau Siberut jadi salah satu cagar biosfer Siberut. Makanya, keberadaannya harus dilindungi dan dijauhkan dari eksploitasi. Keeksotisan Siberut ditambah adanya empat primata endemik Mentawai, yaitu simakobu atau monyet ekor babi (Simias concolor), bilou atau siamang kerdil (Hylobates klosii), joja atau lutung mentawai (Presbytis potenziani), dan beruk mentawai (Macaca pagensis).<br />
Cagar biosfer Siberut ini, imbuh Herwasono Soedjito, peneliti LIPI, tidak semata-mata berdimensi konservasi keanekaragaman hayati. Namun, juga berdimensi ekonomi, sosial dan pelestarian budaya lokal. “Jadi, program ini tidak semata melindungi primata endemiknya saja, tapi juga masyarakatnya,” kata Herwasono.<br />
Bahkan, Russell A Mittermeier, President Conservation International, menyebut kepulauan ini Galapagos versi Asia yang harus dipertimbangkan statusnya sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Site). Setidaknya ada 16 spesies mamalia endemik di pulau ini, melebihi pulau Sumatera yang luasnya 67 kali lebih besar. Spesies reptilia, ampibia dan ikan-ikan sangat sedikit diketahui secara sains, begitu juga avertebratanya.<br />
Masyarakat asli Mentawai khususnya Siberut, sama menariknya. Russell menyebutnya, warisan budaya kuno di Indonesia. Hingga sekarang ini sangat bergantung dengan hutan dan alam di mana mereka tinggal. Kesan etnik ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkeinginan menyelami tradisi turun temurun dianut masyarakat setempat. Begitu juga seni tatonya dianggap banyak kalangan memiliki kreasi khas dan menonjol.<br />
Kendati begitu, menjual kembali objek wisata Mentawai pascatsunami membutuhkan dukungan semua kalangan. Tak hanya pemerintah daerah, namun juga praktisi pariwisata, masyarakat, serta media massa. Semua kalangan harus berkolaborasi membuat strategi khusus sesuai peran masing-masing.<br />
Media massa misalnya, mesti ikut membangkitkan optimisme bahwa Mentawai tak ditinggalkan. Kendati memberitakan perkembangan pascatsunami, juga perlu dilaporkan suasana Mentawai mulai berdenyut dan turis terus berdatangan. Ini jugalah salah strategi kebangkitan pariwisata Bali pascadihantam bom Bali I dan II. Kita tentu berharap Mantawai tetap jadi si cantik nan eksotis. (*) <em>Rommi Delfiano—Wartawan Padang Ekspres</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=126&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/mentawai-si-cantik-nan-eksotis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/12/mentawai-romi-172.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mentawai-romi (17)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untung Ada (Jamsostek)&#8230;</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/untung-ada-jamsostek/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/untung-ada-jamsostek/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 03:24:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu belakangan ini ada yang menarik di layar kaca, yakni pariwaranya PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Dalam iklannya itu, tampak sesosok pekerja berusia setengah baya yang memaparkan berbagai keuntungan jika ikut menjadi peserta. “Ada Jaminan Hari Tua, Ada Jaminan Kesehatan, Ada Jaminan Kecelakaan Kerja,” ujar pria tersebut. Di akhir pariwara tersebut tercantum slogan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=122&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu belakangan ini ada yang menarik di layar kaca, yakni pariwaranya PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Dalam iklannya itu, tampak sesosok pekerja berusia setengah baya yang memaparkan berbagai keuntungan jika ikut menjadi peserta.<br />
“Ada Jaminan Hari Tua, Ada Jaminan Kesehatan, Ada Jaminan Kecelakaan Kerja,” ujar pria tersebut. Di akhir pariwara tersebut tercantum slogan Untung Ada Jamsostek.<span id="more-122"></span><br />
Meski sudah berkiprah selama 32 tahun, peranan Jamsostek bagi kesejahteraan pekerja terasa belum maksimal. Manfaat Jamsostek sejauh ini baru terasa ketika pekerja mendapat musibah (opportunity after accident), misalnya ketika seorang pekerja meninggal dunia atau mendapat musibah kecelakaan kerja.<br />
Pekerja yang meninggal dunia ketika bekerja mendapat santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) berupa biaya pemakaman Rp 2 juta, santunan Rp 200 ribu/bulan selama dua tahun, dan santunan yang dibayarkan sekaligus kepada ahli waris berupa 60% dari upah bulanan dikalikan 80 bulan.<br />
Manfaat santunan JKK sudah tidak diragukan lagi sangat terasa meringankan bagi segenap keluarga yang ditinggalkan oleh pencari nafkahnya. Demikian pula jika pekerja mendapat musibah kecelakaan kerja sehingga tidak mampu bekerja. Pekerja itu akan mendapat 100% upah selama 4 bulan pertama, 75% upah selama 4 bulan kedua, dan selanjutnya 50% upah.<br />
Demikian pula halnya dengan santunan Jaminan Kematian (JK) yang diberikan Jamsostek sebesar Rp 10 juta, biaya pemakaman Rp 2 juta, dan santunan berkala senilai Rp 200 ribu/bulan selama 24 bulan.<br />
Tentu kedua program ini sangat bermanfaat. Namun, seluruh manfaat itu baru terasa ketika pekerja mendapat musibah (opportunity after accident), suatu hal yang akan selalu dihindarkan oleh seluruh pekerja.<br />
<strong>Mengoptimalkan JHT</strong><br />
Tinggal kini pekerja menggantungkan harapan kepada program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jamsostek. Sebab, kedua program Jamsostek ini tidak bernuansa ‘mendapatkan berkah dibalik musibah’ seperti layaknya Jaminan Kematian maupun Jaminan Kecelakaan Kerja.<br />
Di sinilah Jamsostek dituntut lebih mengoptimalkan peranannya. Apalagi kian hari, tuntutan para pekerja terhadap hari tuanya semakin besar.<br />
Manajemen Jamsostek harus mampu menjadi tempat sandaran bagi para pekerja untuk memasuki masa tuanya. Apalagi porsi iuran JHT sangat besar terhadap Jamsostek. Data keuangan Jamsostek akhir 2008 menunjukkan, kontribusi iuran JHT mencapai Rp 8,42 triliun, JKK Rp 976,16 miliar, JK Rp 453,46 miliar, dan JPK Rp 795,75 miliar. Pada periode yang sama, realisasi pembayaran JHT mencapai Rp 3,74 triliun, Jaminan Kecelakaan Kerja Rp 292 miliar, dan Jaminan Kematian Rp 272,98 miliar.<br />
Direktur Operasional Jamsostek Ahmad Ansyori pernah mengatakan, rata-rata pekerja pada akhir tahun memiliki saldo JHT di kisaran Rp 80 juta. Tentu angka ini tidak bisa dijadikan ukuran bahwa setiap pekerja pas hari tuanya akan memiliki uang sebesar Rp 80 juta karena tiap pekerja memiliki besaran gaji yang berbeda-beda.<br />
Oleh karena itu, manajemen Jamsostek harus mampu mengoptimalkan peranan JHT mengingat masa tua dari 27,9 juta jiwa pekerja tergantung kepadanya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar hal ini bisa terwujud.<br />
Pertama, Jamsostek harus mampu membuat pekerja yang telah memasuki masa pensiun lebih kaya secara finansial ketimbang ketika dia masih bekerja. Jangan sampai ketika seorang pekerja masih berusia produktif dapat memperoleh gaji bulanan Rp 8 juta namun ketika pensiun hanya memperoleh santunan Rp 1 juta tiap bulannya. Kepastian hal ini sangat penting agar pekerja yang telah pensiun dapat memanfaatkan dana JHT-nya untuk berwiraswasta.<br />
Kedua, manajemen Jamsostek juga harus mampu memberi imbal hasil dana JHT di atas deposito, minimal 3-4% di atas rata-rata bunga deposito bank-bank papan atas. Untuk merealisasikan hal ini, Jamsostek harus mempunyai divisi investasi yang mumpuni dengan tim riset dan ekonom yang kuat.<br />
Selama ini imbal hasil Jamsostek kepada peserta selalu di bawah deposito perbankan. Baru dua tahun terakhir ini, manajemen mampu merealisasikan imbal hasil di atas deposito. Pada 2007, besaran imbal hasil yang diperoleh mencapai 9,5% dan kemudian meningkat menjadi 10,10% setahun kemudian.<br />
“Tahun 2007 imbal hasil Jamsostek 1,77% lebih tinggi di atas rata-rata bunga deposito bank-bank pemerintah berjangka setahun. Sedangkan tahun lalu 2,5% lebih tinggi,” ujar Hotbonar Sinaga, direktur utama Jamsostek.<br />
Keberhasilan Jamsostek memberikan imbal hasil yang tinggi tentu akan menjadi ‘daya tarik’ tersendiri bagi para pekerja maupun pemilik perusahaan. Pasalnya, selama ini beberapa perusahaan besar tampak enggan mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta Jamsostek karena mereka sudah mendaftarkan ke dana pensiun. Bahkan, serikat pekerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga menolak ikut serta karena mereka telah merasakan imbal hasil dana pensiun yang mereka pilih lebih tinggi ketimbang imbal hasil Jamsostek. Tantangan inilah yang harus dijawab oleh manajemen.<br />
Ketiga, Jamsostek juga dapat memberikan insentif bagi pekerja yang tidak mengambil dana JHT-nya selama 10 tahun. Insentif ini bisa terus diperbesar jika sang pekerja tidak pernah mengambil dana JHT hingga 20 maupun 30 tahun dan baru mengambilnya setelah berusia 55 tahun (ketika memasuki masa pensiun). Hal ini pantas diberikan mengingat sesuai ketentuan, dana JHT bisa diambil pekerja setelah lima tahun menjadi pekerja dan sebulan setelah kena pemutusan hubungan kerja (PHK).<br />
Praktik memberikan insentif ini sudah umum dilakukan oleh berbagai perusahaan asuransi jiwa. Dengan memberikan insentif, dana kelolaan JHT Jamsostek bisa terus membesar sehingga hasil investasinya akan lebih optimal ketimbang jika dana kelolaannya kecil.<br />
Keempat, Jamsostek harus membuka ‘pintu’ bagi pekerja yang ingin memperbesar dana JHT-nya. Praktik ini misalnya sudah diterapkan oleh Employee Provident Fund dengan memperkenankan pekerja maupun si pemberi kerja menambah kontribusi iurannya sebesar 2%. Tentu saja, pekerja yang ingin menambah kontribusi iurannya secara sukarela harus mendapat insentif, termasuk para pemberi kerja.<br />
<strong>Pemeliharaan Kesehatan</strong><br />
Salah satu aspek kesejahteraan pekerja yang teramat penting adalah kesehatan. Setiap pekerja, meskipun masih berusia produktif, tidak akan mencapai level maksimal produktivitasnya jika yang bersangkutan sering sakit-sakitan.<br />
Oleh karena itu, Jamsostek harus mampu menjadikan program jaminan pemeliharaan kesehatan yang dimilikinya sebagai pintu masuk untuk mensejahterakan para pekerja. Wakil Presiden Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar misalnya menilai, pelayanan yang diberikan Jamsostek masih minim.<br />
Dia mencontohkan, belum semua rumah sakit yang ada di Indonesia dapat memberikan pelayanan dengan fasilitas Jamsostek. “Artinya, pelayanan harus ditingkatkan kepada peserta,” tandas dia.<br />
Terkait hal ini, manajemen Jamsostek bisa mengupayakan agar semua rumah sakit besar dapat melayani peserta. Bahkan, kalau bisa jangkauan rumah sakit ini bisa menyebar hingga ke pelosok Tanah Air.<br />
Dari tabel terlihat bahwa Jamsostek juga mendapat surplus dari iuran JPK sebesar Rp 209 miliar. Surplus ini mungkin bisa disalurkan untuk pengadaan peralatan rumah sakit khusus pekerja, seperti ambulans dan lain sebagainya.<br />
Hal terakhir yang bisa dilakukan Jamsostek adalah bekerja sama dengan bank-bank untuk menyediakan KPR Pekerja dengan bunga khusus, katakanlah sebesar 10%. Kerja sama ini bisa berupa bagi hasil bagi bank sebesar 2% dan Jamsostek 8%. Dengan bunga KPR khusus ini, tentu upaya pekerja untuk mendapatkan rumah yang layak akan sangat terbantu. Dengan demikian, slogan Untung Ada Jamsostek benar-benar menjadi kenyataan. (<em>Efendi-wartawan Investor Daily/juara I Jamsostek 2009</em>)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=122&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/12/14/untung-ada-jamsostek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>E-Banking, Langkah Tepat Syarat Kemudahan</title>
		<link>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/11/17/e-banking-langkah-tepat-syarat-kemudahan/</link>
		<comments>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/11/17/e-banking-langkah-tepat-syarat-kemudahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 15:10:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pandeka2005</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pandeka2005.wordpress.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[“Bpk udah transfer duit 500 ribu. Gunakan secara baik.” Tiba-tiba short massage system (SMS) muncul di layar handphone Arif, mahasiswa tingkat akhir FISIP Universitas Andalas (Unand) akhir pekan lalu. Begitulah cara Ruslan, salah seorang pengusaha asal Padang di Jakarta, mengabari transfer uang kebutuhan mingguan sang anak. Cukup hanya mengetik perintah transfer uang sesuai ketentuan salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=117&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/11/bii-satu.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-118" title="Bii satu" src="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/11/bii-satu.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>“Bpk udah transfer duit 500 ribu. Gunakan secara baik.” Tiba-tiba short massage system (SMS) muncul di layar handphone Arif, mahasiswa tingkat akhir FISIP Universitas Andalas (Unand) akhir pekan lalu. Begitulah cara Ruslan, salah seorang pengusaha asal Padang di Jakarta, mengabari transfer uang kebutuhan mingguan sang anak. Cukup hanya mengetik perintah transfer uang sesuai ketentuan salah satu bank melalui handphone-nya, uang melalui rekeningnya masuk ke rekening sang anak. <span id="more-117"></span></p>
<p><!--more--></p>
<p><!--more-->Selain tak memakan waktu, transfer uang melalui fasilitas sistem internet banking atau electronic banking (e-banking) itu, Ruslan juga bisa memastikan uang itu benar-benar langsung masuk ke rekening sang anak dalam waktu singkat. Hanya dalam hitungan detik. Selanjutnya, uang itu langsung bisa dicairkan ke anjungan tunai mandiri (ATM) terdekat. Tak perlu lagi antre di loket-loket layanan transaksi keuangan.</p>
<p>Kehadiran e-banking, fasilitas layanan yang diberikan kepada nasabah untuk melakukan transaksi perbankan melalui jaringan internet ini, benar-benar menguntungkan. Apalagi pelayanan berbasis teknologi mulai muncul sejak akhir tahun 1990 dan awal 2000-an di Indonesia ini, terus berkembang. Tak hanya transfer uang, juga cek saldo, mutasi rekening, pembayaran tagihan, pembelian voucher prabayar dan lainnya. Bahkan sekarang, pembayaran zakat atau infaq dapat dilakukan di mana dan kapan saja. Nasabah kian termanjakan.</p>
<p>Sejatinya, gagasan ini muncul tak lepas kian meningkatnya masyarakat mengakses jaringan internet. Potensi luar biasanya ini langsung dilirik kalangan perbankan, termasuk Bank Internasional Indonesia (BII). Melalui layanan ini, memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi perbankan setiap saat, tanpa harus mengunjungi kantor cabang BII. BII Internet Banking sendiri juga dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan agar nasabah merasa lebih nyaman dalam bertransaksi.</p>
<p>Khusus Sumbar, layanan ini kian bernilai strategis seiring kerapnya provinsi bagian barat pulau Sumatera ini terkena bencana terutama gempa. Bahkan, gempa skala 7,6 skala ricther 30 September 2009 lalu sempat merusak lebih 80 infrastruktur layanan publik, tak terkecuali gedung BII Cabang Padang. Alhasil, ruang gerak nasabah bertransaksi terbatas. Di sinilah pentingnya fasilitas layanan e-banking.</p>
<p>Langkah cerdas dunia perbankan ini juga berperan strategis mendorong minat masyarakat era modern (termasuk masyarakat miskin) menabung/menginvestasikan uangnya di bank. Ini seiring sampai sekarang budaya menabung belum sepenuhnya melekat dalam diri bangsa ini. Ditambah lagi stigma di masyarakat lebih baik menginvestasikan uang dengan membeli emas atau barang berharga lainnya ketimbang menabung.</p>
<p>Data Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) yang dilansir baru-baru ini bisa dijadikan acuan. Saat ini baru sekitar 88 juta orang Indonesia yang telah memiliki rekening bank dari total 232 juta penduduk Indonesia. Berarti penduduk yang belum punya rekening 144 juta orang. Jelas kondisi ini kurang bagus juga perkembangan pembangunan bangsa ini ke depan, terutama investasi berasal dari fresh money (dana segar) perbankan.<br />
Begitu juga jumlah dana pihak ketiga (DPK) tersimpan di bank. Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per September 2010, dana simpanan di atas Rp5 miliar baru sebesar Rp33,88 triliun. Sementara simpanan di atas Rp2 miliar, tercatat mencapai 100,75 ribu rekening (Rp1.049,29 triliun).<br />
Karena itu, pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI) Rofikoh Rohim berpendapat, Bank Indonesia (BI) termasuk dunia perbankan secara keseluruhan harus getol mengadakan penyuluhan. Bila hanya 88 juta penduduk yang punya rekening bank, menurut Rofikoh, itu berarti belum ada setengahnya dari total penduduk. Untuk itu, BI dan perbankan perlu bekerja sama melakukan sosialisasi hingga pelosok. Bentuknya bisa program-program promosi, seminar dan penyuluhan. Tentunya, juga perlu ditopang dengan perbaikan dan menyuguhkan berbagai kemudahan kepada nasabah.<br />
Tantangan ini harus dihadapi dunia perbankan, tak terkecuali BII. Terlebih lagi posisi BII dalam pengumpulan DPK berdasarkan data BI per Agustus 2010 masih berada di peringkat ke-9 (Rp51,69 triliun). Stefanus Willy Sukianto, SVP Wealth Management &amp; Funding Business BII memahami itu. “Komitmen kami adalah untuk memberikan pelayanan dan keahlian terbaik kami untuk mengoptimalkan potensi asset dari nasabah yang didominasi oleh pengusaha. Ini satu layanan yang lebih bersifat red carpet bagi nasabah kami di setiap cabang BII,” ujar Stefanus seperti dikutip dari inilah.com.<br />
Keseriusan BII meningkatkan pelayanan perbankan, juga dibuktikan dengan rencana perusahaan mengembangkan basis teknologi informasi (TI) guna mendukung e-banking. Bahkan, Direktur Per¬ban¬kan Konsumer BII, Stephen Liestyo, memi¬liki ambisi menjadikan BII sebagai bank lebih baik lagi untuk nasabah dan karyawannya. BII tak segan-segan menginvestasikan dana Rp250 miliar sam¬pai Rp300 miliar.<br />
Harus diakui memperkuat sistem e-banking, jelas sebuah tindakan tepat. Sesuai data Depkkominfo per September 2010 lalu, Indonesia kini berada pada urutan kelima pengguna internet di seluruh dunia. China berada di peringkat pertama (338 juta pengguna internet), Jepang (94 juta), India (81 juta), Korea Selatan (37,5 juta). Khusus pengguna internet mobile atau internet menggunakan ponsel di Indonesia, imbuh Sekretaris Jenderal Depkominfo, Joko Agun Hariadi, diperkirakan telah mencapai 40 juta atau sekitar 10,5 persen dari pelanggan layanan seluler.<br />
Joko memprediksi pada lima tahun mendatang, pengguna internet akan semakin tinggi, apalagi penggunaan internet pun bisa diakses melalui ponsel. Menurut laporan Internetworldstats (IWS) tahun 2000 lalu, pengguna internet di Indonesia diperkirakan sebesar 2 juta orang. Sedangkan sampai akhir 2009, angkanya telah meningkat menjadi sekitar 30 juta pengguna.<br />
Kendati menjanjikan, namun langkah ini bukannya tanpa risiko. Kian canggihnya kejahatan dunia maya seiring kemajuan teknologi, jadi tantangan tersendiri. Bahkan menurut catatan YLKI, penyalahgunaan layanan perbankan masuk lima besar pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada lembaga tersebut, selain perumahan, listrik, telekomunikasi, dan air. “Jangan sampai nasabah kehilangan kepercayaan terhadap layanan perbankan. Ini harus segera dicarikan solusinya dengan menambah sistem pengamanan yang berlapis,” tegasnya Ketum YLKI, Husna Zahir.<br />
Semua pasti berharap dunia perbankan negeri ini mampu menjawab kekhawatiran sisi-sisi lemah pemanfaatan sistem internet banking. Selain memberi keyakinan kepada nasabah dananya aman, juga mampu mengangkat citra positif dunia perbankan Indonesia di dunia internasional. (*)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pandeka2005.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pandeka2005.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pandeka2005.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pandeka2005.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pandeka2005.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pandeka2005.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pandeka2005.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pandeka2005.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pandeka2005.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pandeka2005.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pandeka2005.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pandeka2005.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pandeka2005.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pandeka2005.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pandeka2005.wordpress.com&amp;blog=2214436&amp;post=117&amp;subd=pandeka2005&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pandeka2005.wordpress.com/2010/11/17/e-banking-langkah-tepat-syarat-kemudahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61f3cf61f2e44a88897272788726ed42?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pandeka2005</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pandeka2005.files.wordpress.com/2010/11/bii-satu.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bii satu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
