PAUD Bukan lagi Pilihan, Namun Keharusan

Irwan: Peranan Orangtua sangat Menentukan
irwanPadang, Padek—Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak masanya lagi hanya menjadi pilihan. Namun, harus sudah menjadi kewajiban setiap orangtua untuk melaksanakannya. Selain mampu mendorong pencerdasan seorang anak, juga bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini.
Demikian diutarakan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sewaktu memberi kata sambutan pada tasyukuran dan khatam iqra’ TK IT Adzkia se-Kota Padang, di Covention Hall Universitas Putra Indonesia (UPI), Lubukbegalung, Padang, kemarin (2/6). Kegiatan diikuti 308 murid lima TK IT Adzkia di Kota Padang.
“Harus diingat, penanaman pendidikan karakter sejak usia dini lebih mudah ketimbang remaja. Makanya, kita selaku orangtua harus berhati-hati pula bersikap ketika berada di hadapan anak-anak. Bila salah bersikap atau berkata, yakinlah bahwa anak-anak bakal begitu saja mencontohnya kendati itu salah,”kata politisi PKS itu.
Nah, Pemprov Sumbar sendiri sekarang ini juga mengintensifkan pengembangan sekolah PAUD melalui program satu PAUD per nagari. Sejauh ini program ini direspons dengan baik oleh bupati/wali kota di Sumbar. Bahkan beberapa daerah sudah mengembangkan jadi satu PAUD per jorong seperti di Kabupaten Sijunjung.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sumbar, sampai akhir tahun lalu tercatat ada 5.470 lembaga PAUD di Sumbar. Jumlah ini diyakini makin meningkat tahun ini. Dari jumlah PAUD tersebut, Angka Partisipasi Dasar (APK) lembaga tersebut mencapai 63,27 persen, atau di atas rata-rata nasional yang baru 63,01 persen.
Untuk mengembangkan dan meningkatkan mutu lembaga PAUD di provinsi itu, Disdik Sumbar juga sudah menganggarkan Rp 3 miliar untuk 2014, dan tahun ini ditingkatkan menjadi Rp 5 miliar. Bentuk kegiatannya melalui pelatihan secara terus menerus pada guru yang mengajar, memberikan beasiswa bagi guru PAUD untuk mengambil gelar sarjana.
Guna lebih merangsang daerah menggulirkan program ini, menurut Irwan, ditetapkanlah istri gubernur, bupati atau wali kota menjadi bunda PAUD. Selain bisa lebih mengorganisir program PAUD ini, secara tidak langsung juga memudahkan kepala daerah memberikan pembinaan termasuk menggulirkan anggaran untuk mendorong pendirian PAUD baru dan meningkatkan kualitasnya.
Dalam kesempatan itu, Irwan mengapresiasi orangtua yang sudah memberi perhatian serius terhadap pendidikan anaknya. “Keberhasilan anak-anaknya mengkhatam iqra’-nya, jelas tak terlepas dari dukungan keluarganya. Kita berharap penanaman nilai-nilai keagamaan ini harus tetap dipupuk dan dilanjutkan ke depannya,” harap Irwan. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s