10 Nama Lolos jadi Calon Direksi Bank Nagari

Amrel Amir-M Irsyad Perebutkan Posisi Dirut
LOGO BANK NAGARI SUMBARPadang, Padek—Sepuluh calon direksi Bank Nagari periode 2016-2020 ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang dilaksanakan di Hotel Mercure, Padang, kemarin (7/7). Amrel Amir menjadi satu-satunya direksi yang masih menjabat masuk dalam bursa calon direksi. Direktur Umum Bank Nagari ini diusulkan menjadi Direktur Utama bersaing dengan M Irsyad.
Informasi yang dihimpun Padang Ekspres dari peserta RUPS, selain mengusulkan nama-nama calon direksi, pada RUPS kemarin juga disepakati penambahan dan perubahan posisi direksi.
Posisi direksi yang saat ini ada empat dikembangkan menjadi lima. Yaitu, direktur utama, direktur keuangan, direktur kredit/syariah, direktur operasional dan direktur kepatuhan. Dengan demikian, periode mendatang, posisi direktur umum dan direktur pemasaran tidak ada lagi.
Selain dua nama yang disebutkan di atas, delapan calon lainnya adalah Manar Fuadi dan Widya Lestari yang diusulkan menjadi calon direktur keuangan. Kemudian, Irwan Zuldani dan Hendri memperebutkan posisi direktur kredit/syariah.
Kemudian calon direktur operasional adalah Syafrizal dan Haris Munandar. Sedangkan Yondrival dan Azmi Febrian diusulkan menjadi direktur kepatuhan.
Bupati Tanahdatar, Shadiq Pasadigoe memaparkan, awalnya ada 20 nama yang diusulkan masing-masing pemegang saham. Kemudian, 20 nama itu diranking hingga menjadi 10 nama. Nah, 10 nama ini kemudian dibagi menjadi lima bagian dan diusulkan menjadi calon direksi.
Catatan Padang Ekspres, para calon direksi ini murni kader Bank Nagari. Artinya, mereka merintis karir dari nol di Bank Nagari, sudah berpengalaman dan mengetahui seluk beluk Bank Nagari.
Sekadar diketahui, calon dirut Amrel Amir saat ini masih menjabat sebagai direktur umum, sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Pemimpin Cabang Utama. Sedangkan M Irsyad yang akrab dipanggil pak Jack saat ini menjabat sebagai pemimpin divisi kredit.
Manar Fuadi yang diusulkan menjadi direktur keuangan saat ini menjabat pemimpin cabang utama. Sedangkan saingannya Widya Lestari saat ini menjabat pemimpin divisi SDM. Sementara calon direktur operasional, Syafrizal saat ini menjabat pemimpin divisi IT, sedangkan Haris Munandar adalah pemimpin divisi perencanaan.
Yondrival yang diusung menjadi direktur kepatuhan saat ini adalah pemimpin divisi audit dan bersaing dengan Azmi Febrian yang menjabat sebagai sekretaris perusahaan. Sedangkan Irwan Zuldani dan Hendri yang memperebutkan posisi direktur kredit/syariah sama-sama berasal dari divisi dana dan treasury.
Dengan demikian, adanya isu yang berkembang bahwa ada orang luar yang akan dicalonkan menjadi direksi Bank Nagari, terbantahkan. Di mana, sebelumnya disebut-sebut Dedi Ihsan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) ikut dicalonkan menjadi direksi, namun tidak masuk 10 besar.
“Memang sempat ada nama Dedi Ihsan yang dari BRI dicalonkan, namun tidak terpilih masuk 10 besar,” ujar Shadiq Pasadigoe usai RUPS, kemarin.
Kata Shadiq, Bank Nagari adalah aset Sumbar dan selama ini memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam pembangunan di Sumbar. Untuk itu, calon pemimpin Bank Nagari harus jelas kompetensinya, mengerti kondisi Bank Nagari dan masyarakat Sumbar, serta memiliki track record yang jelas. Jika pimpinan Bank Nagari adalah orang dalam yang memiliki inovasi dan manajerial yang baik, menurutnya, akan mengetahui dengan detail sektor mana harus diperbaiki atau ditingkatkan.
Kata Shadiq, hasil RUPS ini akan diusulkan ke Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Nagari ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dilakukan fit and proper test. (adi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s