Penculik Dokter M Djamil Ditangkap

TERSANGKA CURAS: Polresta Pekanbaru berhasil menangkap dua tersangka curas IS (37) dan JN (43) saat gelar perkara di Mapolresta Pekanbaru. Riau (11/11/2015) kedua pelaku melakukan pelaku hipnotis dan penculikan terhadap dokter spesialis anak Yorfa Sayuti di RS M Jamil Kota Padang Provinsi Sumbar serta meninggalkan korban di daerah kecamatan Tapung Kabupaten Kampar beberapa waktu lalu. foto: CF1/MIRSHAL RIAU POS

Pekanbaru, Padek—Masih ingat dengan kasus penculikan, penyekapan, dan penyiksaan yang dialami dokter spesialis anak Yorfa Sayuti, 73, di RSUP M Djamil Padang, beberapa waktu lalu? Berkat kesigapan jajaran kepolisian mengungkap kasus ini, akhirnya dua pelaku berhasil ditangkap Tim Opsnal Polresta Pekanbaru.
Kedua pelaku masing-masing IS, 37, dan JN, 43. Ketika diekspos di Mapolresta Pekanbaru, Rabu (11/11), IS alias In Pincang dipapah temannya. IS memiliki kelainan pada kakinya sejak kecil.
Informasi kepolisian, kedua pria ini ditangkap setelah terbukti melakukan tindak kejahatan bermodus hipnotis. Keduanya sama-sama residivis kasus pencopetan di sejumlah tempat. Bahkan, IS baru keluar dua bulan lalu dari rutan di Kabupaten Siak. Sementara JN pernah masuk penjara pada 2001 lalu di rutan Pekanbaru.
Modus pencurian dengan hipnotis ini, sudah lima kali dilakukan kedua pelaku di beberapa tempat, baik di Pekanbaru maupun di daerah lain. Kasus paling heboh saat kedua pelaku menghipnotis dan menculik dokter spesialis anak Yorfa Sayuti. Korban ditinggalkan begitu saja dalam kondisi terikat di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, beberapa waktu lalu.
”Sebenarnya tidak hipnotis Bang, kami cuma mengibuli korban. Kemudian dibawa pergi, dan semua hartanya kami kuras,” sebut IS. Waktu kejadian, IS berperan sebagai pengemudi mobil. ”Kami berempat Bang, satu sudah ditangkap, satu lagi kabur,” terangnya.
IS dan JN ditangkap Polresta Pekanbaru, Selasa (10/11) sekitar pukul 15.30. Waktu itu, Tim Opsnal berpatroli di seputaran Jalan Soekarno-Hatta, dekat Pasar Pagi Arengka. Nah, secara tak sengaja, tim melihat dua orang laki-laki mencurigakan melintas di TKP.
Saat itu, mobil dikendarai yang pelaku berhenti dan tengah menaikkan seorang pria berumur 50 tahun. Tak lama, mobil pun melaju ke Jalan Tuanku Tambusai. Curiga, Tim Opsnal pun mengikutinya. Setiba di persimpangan Srikandi, Jalan Tuanku Tambusai, mobil berhenti.
Tak mau kehilangan buruannya, Tim Opsnal pun langsung melakukan penyergapan. Bukannya menyerah, pelaku malah berusaha kabur dengan memundurkan mobilnya. Berkat kesigapan Tim Opsnal, pelaku pun berhasil ditangkap.
”Saat dilakukan interogasi, diketahui bahwa laki-laki berumur sekitar 50 tahun yang naik tadi adalah korban hipnotis,” terang Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Aries Syarief Hidayat, saat ekspose di Mapolresta Pekanbaru.
Dari situ, juga diketahui bahwa pelaku merupakan daftar pencarian orang (DPO) Polresta Padang. Itulah sebabnya, pelaku akan diserahkan ke Polresta Padang untuk penyidikan lebih lanjut. ”Memang ada TKP di Pekanbaru, namun karena kasusnya lebih besar di Padang, jadi kasus ini dilimpahkan ke Polresta Padang,” katanya.
Kasus menimpa dr Yorva Sayuti terjadi Kamis (22/10) lalu. Korban yang baru saja usai Shalat Zuhur, disapa seseorang menanyakan putranya di Jakarta. Karena mengetahui pelaku, korban pun sempat berbincang-bincang.
Pelaku lalu meminta nomor ponsel anak korban. Sang dokter pun memberikannya, termasuk menyuruh korban masuk ke dalam mobil Avanza warna hitam. Waktu itulah, korban diculik, disekap dan disiksa. Sampai akhirnya, korban ditinggalkan begitu saja di semak-semak, Dusun II Jalan Baru Desa Petapahan Kecamatan Tapung, Riau, Jumat (23/10). (rpg)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s