Tafdil Husni Resmi Gantikan Werry Darta Taifur

Unand Bersiap jadi PTN Berbadan Hukum
pelantikan rektor unandJakarta, Padek—Suksesi kepemimpinan Universitas Andalas (Unand) resmi berganti. Rabu (25/11), Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Prof H Mohamad Nasir MSi PhD melantik Prof Dr Tafdil Husni SE MBA sebagai rektor Unand periode 2015-2019.
Pelantikan sendiri dilaksanakan di kantor Dirjen Dikti Jakarta sekitar pukul 14.30, bersamaan dengan pelantikan tiga rektor dan satu direktur politeknik, masing-masingnya rektor Universitas Sriwijaya, Universitas Lampung, serta Direktur Politeknik Negeri Ambon.
“Selamat dan sukses kita ucapkan kepada Rektor Unand Prof Dr Tafdil Husni SE MBA dan pejabat yang dilantik lainnya. Semoga saudara diberikan kekuatan dan kesehatan guna melaksanakan amanah sebagai pejabat negara dengan baik dan sukses,” sebut Mohamad Nasir.
Dia mewanti-wanti pejabat baru bisa melaksanakan amanah secara serius dan penuh tanggung jawab, sehingga bisa meningkatkan daya saing bangsa agar lebih kompetitif dalam. Tentunya untuk menuju perguruan tinggi lebih maju dan berprestasi.
“Mari kita dorong dengan sungguh-sungguh, agar perguruan tinggi di Indonesia bisa mendukung secara penuh guna mencerdaskan anak bangsa. Saya juga berharap agar semua perguruan tinggi dapat meningkatkan publikasi karya ilmiah di tingkat nasional dan internasional, serta seluruh civitas dapat menjauhkan diri dari kegiatan plagiarism,” imbaunya.
Secara khusus Mohamad Nasir menyakini, Tafdil Husni bisa menciptakan Unand bersih dari plagiarism. Dia juga mengapresiasi Rektor Unand periode 2011-2015 Prof Dr Werry Darta Taifur SE MA yang sudah meletakkan dasar-dasar bagi pengelolaan Unand yang transparan, akuntabel dan berdaya saing. “Semoga semua itu menjadi amal ibadah,” harapnya.
Pelantikan pria kelahiran Padang 20 Nopember 1962 ini, juga dihadiri Mendikbud Anies Rasyid Baswedan PhD, Pejabat Eselon I dan Eselon II di bawah Menristekdikti dan Kemendikbud, mantan Wamendikbud Prof Dr Musliar Kasim MS beserta istri. Lalu, mantan rektor dan mantan Gubernur Sumbar Prof Dr Marlis Rahman beserta istri.
Juga, Ketua Senat dan Sekretaris Senat Akademik Unand, Ketua Majelis Guru Besar dan Sekretaris Majelis Guru Besar. Selanjutnya, wakil rektor, dekan, Kepala LP2M, Kepala LPTIK, Kabiro Umum dan Sumberdaya, dan lainnya.
Seusai pelantikan, dilanjutkan dengan serah terima jabatan dan penyerahan memorandum akhir masa jabatan dari Werry Darta Taifur kepada Tafdil Husni. Dalam kesempatan itu, Tafdil mengucapkan terima kasih kepada Menristekdikti, seluruh senat akademik Unand yang telah memilihnya jadi rektor Unand.
“Saya beserta keluarga besar saya, tetap memohon doa, dukungan dan bantuan kita semua dalam melaksanakan amanah tugas negara ini. Semoga saya diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan amanah tanggung jawab ini dengan baik,” harapnya.
Semua arahan dan harapan Menristekdikti terhadap dia serta Unand, Tafdil mengaku, siap melaksanakannya melalui program kongkret nantinya. Tentunya, guna menuju Unand yang memiliki daya saing, publikasi ilmiah yang meningkat dan menjadi universitas yang maju, berprestasi dan menjawab harapan masyarakat.
“Saya sangat terharu dan bangga, atas kehadiran civitas akademika, mantan rektor dalam pelantikan ini. Semoga kehadiran kita semua ini, dapat menjadi spirit bagi saya dalam meningkatkan kerja sama, komitmen dan kekompakan civitas Unand. Tentunya, guna menuju Unand menjadi universitas berkelas dunia.
Kepada Padang Ekspres, Tafdil mengatakan, salah satu pekerjaan yang bakal dikerjakannya dalam jangka waktu dekat, mewujudkan Unand menjadi PTN Berbadan Hukum. Soalnya, berdasarkan hasil rapat terakhir dengan rektor sebelumnya dan jajaran lainnya, ternyata Unand sudah mendapat mandat dari Menristekdikti guna menjadi PTN BH.
“Namun bagaimana bentuk mandatnya, sejauh ini saya belum memperolehnya secara resmi. Namun bila sudah begitu, harusnya dalam rentang 6-7 bulan ke depan perlu direalisasikan. Memang tak mudah, namun bila kita semua sama-sama bekerja keras, semua itu bisa diwujudkan,” sebut mantan dekan Fakultas Ekonomi itu.
Selain itu, tambah Tafdil, juga menyangkut target menjadikan Unand masuk ranking 10 besar se-Indonesia (sekarang masih 12 besar, red). Khusus masalah ini, pihaknya siap bekerja sama dengan semua elemen terkait menyiapkan segala sesuatunya. “Terpenting, kita harus berlari lebih kencang dari PT lainnya. Bila tidak, bukan tak mungkin kita bakal tertinggal,” sebutnya.
Di sisi lain, Werry Darta Taifur kepada Padang Ekspres mengaku bahwa dia menitipkan dua tugas bagi rektor baru. Pertama, menjadikan Unand PTN BH dan meningkatkan ranking Unand jadi 10 besar. Dia yakin rektor baru bisa melaksanakan ini semua, terlebih lagi pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah ke arah itu sebelumnya.
“Perubahan status menjadi berbadan hukum itu, tinggal memenuhi beberapa persyaratannya lagi. Bagaimana pun seusai menerima mandat dari Menristekdikti bersama Universitas Brawijaya dan Universitas Sebelas Maret, mau tak mau Unand memang harus menyiapkan segala sesuatunya guna memenuhi syarat jadi PTN BH,” ujar Werry yang tengah di bandara Soekarno-Hatta guna menuju Singapura untuk memenuhi undangan University of Singapore. (rdo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s