Incumbent Legowo Terima Kekalahan

adi gunawanPadang, Padek–Kendati proses penghitungan suara masih berjalan, namun calon incumbent kemungkinan besar kalah dalam pilkada ini, mengaku legowo menerima kenyataan itu. Bahkan, mereka siap memberi dukungan terhadap pasangan calon (paslon) pemenangan.
Seperti diutarakan Paslon Bupati Dharmasraya incumbent, Adi Gunawan dan Cawabup Jhonson Putra atau AG JOS, menyampaikan ucapan selamat pada paslon nomor urut satu, St Riska Tuanku Karajaan-Amrizal Dt Rajo Medan atas keunggulan hitungan sementara hasil pilkada Kabupaten Dharmasraya.
Hal itu disampaikan langsung oleh Adi Gunawan didampingi Jhonson Putra bersama Tim Pememenangan AG JOS yang terdiri dari Ketua Partai Golkar Masrul Ma’as, Ketua Partai Demokrat Masrigi Rajo Lelo, Ketua Partai Nasdem Hengky Purnanda, Ketua Partai Gerindra Syofyan Huri, Dewan Syuro PKS Widayatmo, Taufik Syukur, serta anggota tim dan relawan lainnya, di Hotel Umega Gunungmedan, Kamis (10/12).
Adi Gunawan menyebutkan, dia bersama tim pemenangan sepakat menyampaikan ucapan selamat berdasarkan hasil hitungan sementara hasil pilkada Dharmasraya. Dia bersama tim, menerima dengan jiwa besar hasil tersebut. Namun, da berharap, apabila dilantik nantinya, paslon terpilih dapat menjalankan pemerintahan dengan baik dan menepati janji politik yang sudah disampaikan kepada masyarakat.
Karena katanya, dia maju mencalon pada pilkada Dharmasraya sudah sepakat bersama tim menjadi pemenang terhormat dan sepakat pula jika kalah, maka akan menjadi kalah yang terhormat. Walau demikian, untuk dugaan pelanggaran pidana sudah membuat laporan kepada pihak kepolisian. Bahkan sampai pada malam 9 Desember 2015, tim AG JOS sudah membuat laporan polisi dengan aduan pencemaran nama baik yang dilakukan seseorang di media sosial.
“Kita tidak akan lakukan propaganda dan mendukung pemerintahan, serta akan mengikuti proses penghitungan manual di KPU dan akan menghormatinya. Karena, rasa cinta pada Dharmasraya,” tukasnya.
Dalam Pilkada Dharmasraya, katanya, ia bersama tim juga sepakat akan menjalankan politik santun tanpa memfitnah, menghina, mengintimidasi serta melakukan hal hal yang melanggar hukum pidana. Dia juga minta kepada tim, kader partai, serta relawan dan pendukung untuk tidak saling menyalahkan dengan kekalahan ini. Karena ibarat prajurit, yang salah adalah panglimanya, yang jadi panglima adalah Adi Gunawan, jadi yang salah adalah dirinya.”Yang salah bukan prajurit, tetapi panglima,”kata Adi Gunawan yang di amini Jhonson Putra.
Di Limapuluh Kota, Cawabup Ilson Cong (pasangan Cabup incumbent Asyirwan Yunus, red), juga mengakui kekalahannya. “Selamat atas kepercayaan masyarakat. Tentu dengan harapan, apabila sudah disahkan secara resmi dapat menjadi pemimpin lebih baik di Limapuluh Kota,” ujar Ilson kepada Padang Ekspres, kemarin (10/12).
Berdasarkan data tim pemenangannya, menurut Ilson Cong, untuk sementara pasangan nomor urut 1 Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan memang unggul. Disusul, pasangan Asyirwan Yunus-Ilson Cong di posisi kedua, Azwar Chesputra-Yunirwan Khatib ketiga, dan Rifa Yendi-Zulhikmi keempat.  “Itu data sementara kita. Tak tahu bagaimana dengan data lain. Tapi untuk resminya, tentu kita tunggu hasil penghitungan suara KPU dan penetapan calon terpilih,” kata Ilson Cong.
Paslon Agam Hormati Hasil
Sementara pasangan calon (paslon) bupati Agam nomor urut satu Irwan Fikri-Chairunnas dan pasangan nomor urut dua Indra Catri-Trinda Farhan mengucapkan terima kasih terhadap partisipasi masyarakat Agam untuk menggunakan hak pilih, serta sudah memberikan dukungan kepada mereka  pada pemilihan sembilan Desember.
Calon Bupati Agam Indra Catri didampingi Ketua Tim Pemenangan, dari partai PKS Suharman kepada Padang Ekspres Kamis (10/12) mengatakan, pemilihan kepala daerah di Kabupaten Agam berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan semua pihak. Dia sangat mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan jalannya pilkada.
Indra Catri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Agam yang telah menggunakan suaranya pada pelaksanaan pilkada, serta mampu menahan diri dari perbuatan yang merugikan daerah. Kepentingan daerah harus lebih diutamakan dari kelompok mapun pribadi. Tidak ada istilah kalah atau pun menang.
“Sejak awal kita sudah sepakat untuk melakukan pemilu badunsanak, walaupun ada intrik dan sejenisnya jelang pilkada tidak perlu diambil pusing karena apapun bisa terjadi. Pilkada adalah alek bersama, dan kita harus saling menghormati,” katanya.
Sementara itu Calon Bupati Agam Irwan Fikri melalui Ketua Tim Pemenangan Pasangan pasangan nomor urut satu Irwan Fikri-Chairunas, Amri Nizar mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan konsolidasi terhadap hasil perolehan suara. Untuk saat ini, mereka belum bisa berbicara banyak karena masih banyak poin yang mesti mereka kerjakan.
“Kita ikuti saja prosesnya, kemenangan bisa dipastikan setelah adanya pleno KPU. Oleh sebab itu, kita tidak mau berspekulasi, kalaupun nanti ada upaya atau langkah yang diberikan akan kita kasih tahu. Kami juga mengucapkan partisipasi dan usaha keras kepada para relawan, simpatisan serta masyarakat yang memberikan dukungan kepada kami,” jelasnya.
Pasaman Beda Tipis
Di sisi lain, raihan suara paslon di 13 kabupaten/kota makin menarik dicermati. Paling menarik terlihat di pilkada Pasaman. Berdasarkan hasil hitung TPS (Form) C1 yang dipublikasikan KPU-RI lewat situs resminya (https://pilkada2015.kpu.go.id/pasamankab), dini hari tadi (11/12), pasangan Benny Utama-Daniel (Beda) unggul tipis dari Yusuf Lubis- Atos Pratama (YA).
Beda berhasil meraup 56.045 suara (50,42 persen), sedangkan YA baru 55.110 (49,58 persen. Untuk kabupaten ini, data masuk mencapai 85,96 persen (551 dari 641 TPS). Data ini bersumber sejumlah kecamatan, seperti Kecamatan Lubuksikaping, Mapattunggul, Padanggelugur, Rao, Rao Utara, Simpati dan Tigonagari.
Informasi yang beredar, perolehan suara akhir kedua paslon diprediksi beda tipis. “Hasil hitung cepat ini  akan terus bergerak, hingga semua scan formulir C1 terkumpul,” jelas Ketua KPU Pasaman Jajang Fadli. Jajang mengatakan, berdasarkan data yang ada di situs tersebut, untuk pemilih dan pengguna hak pilih mencapai 75,91 persen.
“Kita berharap masyarakat sabar menantikan hasil. Selain itu, masyarakat dapat memantau perhitungan melalui situs yang ada. Ini bukti transparansi perhitungan suara,” jelasnya.
Siap Dukung Calon Terpilih
Calon Bupati Sijunjung nomor urut 3, Ashelfine ketika dihubungi kemarin mengatakan, meski hasil sementara perolehan suara dirinya berada di urutan kedua, dia mengaku akan menunggu hasil keputusan KPUD Sijunjung. Jika nantinya dia kalah, Ashelfine menegaskan akan mendukung penuh bupati terpilih.
Ashelfine juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Sijunjung, terutama seluruh sahabat Ashelfine dan Alpian Kasir selama pelaksanaan pilkada berlangsung. Ashelfine juga meminta maaf kepada masyarakat, jika dirinya secara sengaja atau tidak sengaja menyinggung perasaan masyarakat selama dirinya melakukan sosialisasi di tengah masyarakat.
“Kalah menang hal biasa, ini menandakan kita hidup berdemokrasi. Namun, kita berharap pemimpin Sijunjung nanti akan selalu mementingkan kepentingan masyarakat dan mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat,”ujarnya.
Sementara itu KPU Sijunjung masih menunggu rekapitulasi suara dari tingkat kecamatan. Menurut Didi Cahyadi, salah satu komisioner KPU, diperkirakan rekap suara di tingkat kecamatan akan memakan waktu selama tiga hari.
“Untuk perolehan suara sementara belum bisa kita publikasikan, karena masih menunggu hasil rekap di tingkat kecamatan yang masih berlangsung,”sebut Didi Cahyadi Ninggrat kemarin. (ita/y/frv/wni/ roy/ ita/ hn)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s