Polda Awasi Selisih Suara Tipis

KPU Sumbar Tunggu Rekap dari Kecamatan
Padang, Padek—Beberapa pasangan calon (paslon) bupati masih berdebar-debar  menunggu penghitungan riil (real count)  KPU. Daerah dengan selisih suara relatif tipis itu, mendapat atensi Polda Sumbar guna mengantisipasi gesekan antarpendukung paslon kepala daerah.  
Penegasan itu disampaikan Kapolda Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto saat bertemu Ketua KPU Sumbar Amnasmen di Kantor KPU Sumbar, usai Shalat Jumat (11/12). Hingga kini, Polda Sumbar masih menempatkan personelnya di KPU kabupaten/kota.
“Walaupun pencoblosan sudah selesai, pengamanan tetap dilakukan. Tugas kamilah memberikan rasa aman pada penyelenggara pilkada ini,” kata Kapolda kepada Padang Ekspres.
Daerah dengan selisih suara antar-paslon relatif dekat, pengawalannya berbeda dengan daerah lainnya. “Daerah yang perolehan suaranya tipis, pengamanannya lebih ekstra karena rawan provokasi,” ujar Kapolda.
Adapun daerah yang selisih suara antar-paslon bupati realtif tipis adalah Pilkada Pasaman dan Solok Selatan. Hingga pukul 23.00, tadi malam (11/12), perolehan suara paslon nomor urut 1: Benny Utama-Daniel Lubis (Beda) dan paslon nomor urut 2: Yusuf Lubis-Atos Pratama (YA), beda tipis.
Merujuk hasil hitung TPS (form C1) yang dipublikasikan KPU-RI lewat situs resminya (https://pilkada2015.kpu.go.id/sumbarprov), pukul 23.00 tadi malam (11/12), Benny Utama- Daniel Lubis masih unggul tipis dengan 56.144 suara (50,40%)  dari pemilihan di 12 kecamatan di Pasaman. Sementara Yusuf-Atos memperoleh 55.247 suara (49,60%). Hanya selisih 897 suara.
“Data masuk baru 86,12 persen suara dari 552 TPS di Pasaman. Artinya, data itu berpeluang berubah, soalnya masih ada 89 TPS lagi yang belum masuk suaranya,” sebut Ketua KPU Pasaman Jajang Fadli. KPU Pasaman rencananya melakukan rekapitulasi suara pada 18 Desember.
Adapun data TPS yang belum masuk adalah Kecamatan Duokoto tinggal delapan TPS, Lubuk Sikaping empat TPS, Mapattunggul Selatan empat TPS, Padanggelugur 24 TPS. Lalu, Panti enam TPS, Rao delapan TPS, Rao Selatan 10 TPS, Rao Utara dua TPS, Simpati dua TPS, serta Tigo Nagari 19 TPS lagi.
Jadi Ajang Taruhan
Belum jelasnya siapa pemenang pilkada di Pasaman ini, membuat sejumlah masyarakat bertaruh. Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, taruhan itu berupa uang dalam jumlah besar hingga rokok.
“Kami masih menunggu-nunggu siapa pemenangnya.  Jika paslon saya menang, saya menang taruhan,” ujar Ebl, 29 ketika ditanya Padang Ekspres. Diakuinya, saat ini para petaruh memang saling klaim pemenang pilkada. Ada memilih paslon nomor satu dan dua.
UN, 30, mengakui hal yang sama. Dia berharap jagoannya menang agar menang taruhan.  “Saya juga sedang menunggu hasil. Jadi, tidak sabaran,” ujarnya.
Entri Data C-1 Bukittinggi Tuntas
Di sisi lain, kemarin (11/12), KPU Bukittinggi menuntaskan entri data C-1. Dari 100 persen suara yang telah masuk itu, hasilnya tidak jauh berbeda dengan hitungan cepat yang dilakukan Tim Ramlan-Irwandi (kandidat nomor urut empat).
Dari hasil final entri KPU Bukittinggi, pasangan Ramlan-Irwandi meraup 17.770 suara (41,80 persen), sementara petahana Ismet-Zulbahri (kandidat nomor urut lima) meraup 11.712 (27,55 persen). Lalu, Taslim-Marfendi (kandidat nomor urut satu) meraup 7.053 suara (16,59 persen), disusul Harma Zaldi-Rahmi Brisma (kandidat nomor urut tiga) meraup 4.472 suara (10,52 persen), dan pasangan Febby-Zulifkar yang meraup 1.505 suara (3,54 persen).
Komisioner Divisi Sosialisasi KPU  Bukittinggi, Benny Azis menyebut partisipasi pemilih di Bukittinggi 59,87 persen. Suara sah sebanyak 42.597 dan tidak sah berjumlah 1.127 suara.
Tanahdatar Hampir Rampung
Daerah yang juga hampir menuntaskan entri data C1 adalah Tanahdatar. Data yang masuk mencapai 99,29% dari 699 TPS dari toal 704 TPS di 14 kecamatan. Hanya sebagian data lagi dari Lintau Buo Utara, Pariangan dan Tanjungemas yang belum masuk. Pasangan mantan Wakil Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi dan mantan Ketua DPRD Tanahdatar Zuldafri Darma unggul dengan 53.188 suara (37,66%).
Hampir sama dengan Limapuluh Kota yang memiliki 708 TPS. KPU daerah ini hampir menuntaskan entry data C1. Tadi malam pukul 22.00, sudah masuk 99,15% suara atau menyisakan data dari 6 TPS lagi yang belum masuk dari Kecamatan Guguak, Lareh Sago Halaban, Mungka dan Suliki.
Di Kabupaten Padangpariaman, entri data mencapai 98,82% dari 17 kecamatan atas kemenangan calon incumbent Ali Mukhni-Suhatri Bur meraih 86.801 suara (60,54%). Data yang belum masuk tersisa dari 11 TPS lagi.
Sedangkan di Sijunjung, masih ada dua dari delapan kecamatan yang belum tuntas memasukkan data C1. Data masuk baru 98,38% atau 487 dari 495 TPS. Pasangan calon incumbent Yuswir Arifin yang berpasangan dengan Arrival Boy unggul dengan 36.345 suara (43,29%).
Di Kabupaten Solok, data masuk dari 14 kecamatan mencapai 95,91% atau 845 dari 881 TPS. Mantan Bupati Solok Gusmal yang berpasangan dengan politisi PPP Yulfadri Nurdin unggul sementara dengan perolehan 66.070 suara (46,17%).
Sedangkan di Kabupaten Solok Selatan, data di website tidak bergerak, atau masih sama dengan data sehari sebelumnya. Data yang masuk baru 17,97% dari sebagian TPS di Kecamatan Pauhduo dan Sangirjujuan. Sedangkan dari Koto Parik Gadang Diateh, Sangir, Sangir Balaijanggo dan Sangir Batanghari dan Sungaipagu belum masuk.
Daerah yang juga hampir menuntaskan entry data C1 adalah Kabupaten Agam. Dari 16 kecamatan, sudah masuk 96,02% di 1.087 TPS dari total 1.132 TPS. Pasangan incumbent Indra Catri dengan politisi PKS Trinda Farhan, sementara memimpin dengan 90.640 suara (53,72%).
Di Pasaman Barat, data 684 TPS dari 806 TPS di 11 kecamatan sudah masuk 84,86%. Pasangan Syahiran-Yulianto unggul dengan 53.030 suara (39,57%).
Di Pesisir Selatan, data 1.118 TPS dari total 1.182 TPS di 15 kecamatan telah dimasukkan KPU sebanyak 94,59%. Pasangan nomor Hendra Joni-Rusma Yul Anwar memimpin dengan 86.331 suara (47,01%), meninggalkan calon incumbent Editiawarman yang berpasangan dengan Bakri Bakar yang memperoleh 55.515 suara (30,23%).
Sedangkan di Dharmasraya, calon bupati termuda di Indonesia, Sutan Riska yang maju dengan Amrizal meraih 39.479 suara (63,95%) berdasarkan 61,49% data yang masuk dari 11 kecamatan. Hingga pukul 23.00 tadi malam, data yang belum masuk sama sekali dari Asamjujuhan, Kotosalak, Sungairumbai dan Tiumang.
Meski sudah ada yang menuntaskan entry C1 ke website, KPU menegaskan data tersebut masih bersifat sementara alias belum final. Jika ditemukan kesalahan pada formulir Model C1, diperbaiki pada rekapitulasi di tingkat atas.
Tunggu Hasil Rekapitulasi
Ketua KPU Sumbar Amnasmen  menyebut tahapan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan mulai 10–15 Desember. “Proses ini dilakukan PPK secara paralel di seluruh TPS (11.121 TPS). Sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar,” klaim Amnasmen.
Amnasmen memperkirakan pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih antara Maret-Juli 2016. Sedangkan penetapan calon terpilih oleh KPU Sumbar antara 22-23 Desember. (zil/wni/esg/rdo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s