Sumbar Harus Buka Diri pada Investor Pamit, Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto Kunjungi Graha Pena Padang, Padek—Setelah bertugas selama 21 bulan, Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto mengakhiri jabatannya sebagai Kapolda Sumbar pada Senin (11/1) depan. Pria yang bakal jadi Direktur Program STIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian) itu, mengaku memiliki kesan mendalam selama bertugas di Sumbar. Kesan itu disampaikan ketika berkunjung ke Graha Pena Padang, kemarin (7/1). Dalam kesempatan itu, Bambang mengingatkan masyarakat Sumbar agar membuka diri terhadap kehadiran investor bila ingin lebih maju lagi. “Satu hal yang saya rasa sampai sekarang masih perlu diperbaiki di Sumbar, bagaimana seluruh unsur di daerah ini membuka diri terhadap investor,” sebut jenderal bintang satu ini. Bambang dalam kesempatan itu didampingi Dirlantas Kombes Pol Eddy Junaidy, Dir Intelkam Kombes Pol Hariyanta, Dir Reskrimsus Kombes Siswanto, Kasat Brimob Kombes Tumpal dan Kabid Humas AKBP Syamsi, melihat Sumbar belum sepenuhnya welcome menerima investor. Padahal, kehadiran investor mendukung kemajuan daerah. “Tentu, tak seluruh investor pula yang diizinkan masuk. Harus selektif juga. Sepanjang mereka benar-benar menanamkan investasi di sini dengan modal sendiri, perlu kita beri ruang. Semuanya toh untuk kemajuan daerah ini juga,” sebut Bambang. Investor yang akan berinvestasi, harapnya, jangan dipersulit dengan aturan berbelit dan birokrasi kompleks. “Jika Sumbar tidak segera berbenah, akan terus ketinggalan,” ingatnya. Begitu juga pengembangan pariwisata di Sumbar, agar benar-benar dapat dikelola dengan baik. Semua orang tahu, Sumbar dianugerahi keindahan alam yang menakjubkan, seperti kawasan Mandeh, panorama pantai dan lainnya, tapi sayang objek wisata tersebut belum terkelola maksimal. “Selain perlu pembenahan infrastruktur, yang perlu segera dibenahi itu perilaku masyarakat terhadap wisatawan. Mereka harus bisa menjadi pelayan yang baik bagi pengunjung. Jika wisatawan merasa diperlakukan buruk di sini, mereka akan kapok berkunjung lagi. Efeknya, mereka akan bercerita kepada teman-temannya, sehingga orang enggan ke Sumbar. Kita juga yang rugi. Perekonomian tak bergerak, pengangguran akan bertambah,” pesan Kapolda. Selama bertugas di Sumbar, menyisakan kesan mendalam terhadap daerah ini. Mulai keramahtamahan masyarakatnya, keelokan alam, budaya dan adat istiadatnya. Kapolda menilai masyarakat Sumbar agamis dan kuat terhadap adat istiadat. Namun begitu, dia prihatin melihat degradasi moral masyarakat yang cenderung meningkat. Kapolda lamtas mencontohkan tren peredaran narkoba yang terus meningkat, laju penderita HIV/AIDS yang menanjak, prostitusi terselubung, hingga praktik pemalakan alias pungutan liar yang meluas. Diskusi terbatas ini dihadiri jajaran awak redaksi Padang Ekspres Group, Pemred Padang Ekspres Nashrian Bahzein, Pemimpin Perusahaan Mukhtisar, Manajer Pemasaran Sarbidin, Pemred Padang TV Vinna Melwanti, Pemred Posmetro Reviandi, Wapemred Padang Ekspres Heri Sugiarto dan Revdi Iwan Syahputra, serta jajaran awak redaksi lainnya. Dalam pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini, Kapolda mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pers yang mendukung tugas Polri menjaga keamanan di Ranah Minang ini. Pria yang bakal serah terima jabatan (sertijab) sebagai Kapolda Sumbar dengan Brigjen Pol Basarudin yang kini jadi Karo Watpres SDM Polri di Mabes Polri Jakarta, Senin (11/1), juga menyampaikan sejumlah program yang sudah dilakukannya di Sumbar. Semua program itu ditujukan untuk mendekatkan institusi Polri pada masyarakat. Di antara program tersebut, tiada hari tanpa silaturahmi, program Babinkamtibmas hingga ke pelosok desa, program polisi peduli sosial dan program polisi bersih. “Silaturahmi tetap harus dijaga, meski saya sudah tidak lagi bertugas di Sumbar,” kata Kapolda sembari berpesan agar media dan Polri saling menjaga hubungan baik, serta koordinasi dalam rangka penyebarluasan informasi kepada publik, serta tak berhenti mengkritisi. Di hadapan awak Padang Ekspres Group, Kapolda mewanti-wanti Dir Reskrimsus, Dir Lantas, Dir Intelkan, Kasat Brimob dan Kabid Humas agar terus berupaya menjadi polisi profesional dan responsif terhadap persoalan masyarakat. “Begitu ada masalah, langsung turun tangan. Jangan dibiarkan meluas. Itu yang saya lakukan selama bertugas di Sumbar,” ucapnya. Terkait segala sesuatu yang ilegal, Kapolda tidak menampik sebagai salah satu dampak dari sulitnya memperoleh izin terhadap usaha yang legal. “Karena yang legal tidak kunjung keluar izinnya, bukan tidak mungkin muncul cara-cara ilegal. Siapa yang rugi? Sudahlah tidak ada pemasukan bagi daerah, lingkungan rusak, masyarakat lokal pun hanya sebatas menjadi buruh atau menjual makanan dan minuman. Ujung-ujungnya, polisi juga yang disalahkan. Padahal, elite-elite di daerah ini yang menginginkan praktik ilegal itu tetap berlangsung,” kritik Kapolda. Selama 21 bulan bertugas, Bambang Sri Herwanto sukses mengantarkan tiga pemilu berlangsung damai dan lancar. Awal bertugas dihadapkan dengan pemilu legislatif, disusul pemilu presiden, dan diakhiri pilkada serentak yang berlangsung damai. (eri)

Sumbar Harus Buka Diri pada Investor
kapolda pamitPadang, Padek—Setelah bertugas selama 21 bulan, Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto mengakhiri jabatannya sebagai Kapolda Sumbar pada Senin (11/1) depan. Pria yang bakal jadi Direktur Program STIK (Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian) itu, mengaku memiliki kesan mendalam selama bertugas di Sumbar.
Kesan itu disampaikan ketika berkunjung ke Graha Pena Padang, kemarin (7/1). Dalam kesempatan itu, Bambang mengingatkan masyarakat Sumbar agar membuka diri terhadap kehadiran investor bila ingin lebih maju lagi. “Satu hal yang saya rasa sampai sekarang masih perlu diperbaiki di Sumbar, bagaimana seluruh unsur di daerah ini membuka diri terhadap investor,” sebut jenderal bintang satu ini.
Bambang dalam kesempatan itu didampingi Dirlantas Kombes Pol Eddy Junaidy, Dir Intelkam Kombes Pol Hariyanta, Dir Reskrimsus Kombes Siswanto, Kasat Brimob Kombes Tumpal dan Kabid Humas AKBP Syamsi, melihat Sumbar belum sepenuhnya welcome menerima investor. Padahal, kehadiran investor mendukung kemajuan daerah.
“Tentu, tak seluruh investor pula yang diizinkan masuk. Harus selektif juga. Sepanjang mereka benar-benar menanamkan investasi di sini dengan modal sendiri, perlu kita beri ruang. Semuanya toh untuk kemajuan daerah ini juga,” sebut Bambang.
Investor yang akan berinvestasi, harapnya, jangan dipersulit dengan aturan berbelit dan birokrasi kompleks. “Jika Sumbar tidak segera berbenah, akan terus ketinggalan,” ingatnya.
Begitu juga pengembangan pariwisata di Sumbar, agar benar-benar dapat dikelola dengan baik. Semua orang tahu, Sumbar dianugerahi keindahan alam yang menakjubkan, seperti kawasan Mandeh, panorama pantai dan lainnya, tapi sayang objek wisata tersebut belum terkelola maksimal.
“Selain perlu pembenahan infrastruktur, yang perlu segera dibenahi itu perilaku masyarakat terhadap wisatawan. Mereka harus bisa menjadi pelayan yang baik bagi pengunjung. Jika wisatawan merasa diperlakukan buruk di sini, mereka akan kapok berkunjung lagi. Efeknya, mereka akan bercerita kepada teman-temannya, sehingga orang enggan ke Sumbar. Kita juga yang rugi. Perekonomian tak bergerak, pengangguran akan bertambah,” pesan Kapolda.
Selama bertugas di Sumbar, menyisakan kesan mendalam terhadap daerah ini. Mulai keramahtamahan masyarakatnya, keelokan alam, budaya dan adat istiadatnya. Kapolda menilai masyarakat Sumbar agamis dan kuat terhadap adat istiadat. Namun begitu, dia prihatin melihat degradasi moral masyarakat yang cenderung meningkat.
Kapolda lamtas mencontohkan tren peredaran narkoba yang terus meningkat, laju penderita HIV/AIDS yang menanjak, prostitusi terselubung, hingga praktik pemalakan alias pungutan liar yang meluas.
Diskusi terbatas ini dihadiri jajaran awak redaksi Padang Ekspres Group, Pemred Padang Ekspres Nashrian Bahzein, Pemimpin Perusahaan Mukhtisar, Manajer Pemasaran Sarbidin, Pemred Padang TV Vinna Melwanti, Pemred Posmetro Reviandi, Wapemred Padang Ekspres Heri Sugiarto dan Revdi Iwan Syahputra, serta jajaran awak redaksi lainnya.
Dalam pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini, Kapolda mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pers yang mendukung tugas Polri menjaga keamanan di Ranah Minang ini.
Pria yang bakal serah terima jabatan (sertijab) sebagai Kapolda Sumbar dengan Brigjen Pol Basarudin yang kini jadi Karo Watpres SDM Polri di Mabes Polri Jakarta, Senin (11/1), juga menyampaikan sejumlah program yang sudah dilakukannya di Sumbar. Semua program itu ditujukan untuk mendekatkan institusi Polri pada masyarakat.
Di antara program tersebut, tiada hari tanpa silaturahmi, program Babinkamtibmas hingga ke pelosok desa, program polisi peduli sosial dan program polisi bersih.
“Silaturahmi tetap harus dijaga, meski saya sudah tidak lagi bertugas di Sumbar,” kata Kapolda sembari berpesan agar media dan Polri saling menjaga hubungan baik, serta koordinasi dalam rangka penyebarluasan informasi kepada publik, serta tak berhenti mengkritisi.
Di hadapan awak Padang Ekspres Group, Kapolda mewanti-wanti Dir Reskrimsus, Dir Lantas, Dir Intelkan, Kasat Brimob dan Kabid Humas agar terus berupaya menjadi polisi profesional dan responsif terhadap persoalan masyarakat. “Begitu ada masalah, langsung turun tangan. Jangan dibiarkan meluas. Itu yang saya lakukan selama bertugas di Sumbar,” ucapnya.
Terkait segala sesuatu yang ilegal, Kapolda tidak menampik sebagai salah satu dampak dari sulitnya memperoleh izin terhadap usaha yang legal.
“Karena yang legal tidak kunjung keluar izinnya, bukan tidak mungkin muncul cara-cara ilegal. Siapa yang rugi? Sudahlah tidak ada pemasukan bagi daerah, lingkungan rusak, masyarakat lokal pun hanya sebatas menjadi buruh atau menjual makanan dan minuman. Ujung-ujungnya, polisi juga yang disalahkan. Padahal, elite-elite di daerah ini yang menginginkan praktik ilegal itu tetap berlangsung,” kritik Kapolda.
Selama 21 bulan bertugas, Bambang Sri Herwanto sukses mengantarkan tiga pemilu berlangsung damai dan lancar. Awal bertugas dihadapkan dengan pemilu legislatif, disusul pemilu presiden, dan diakhiri pilkada serentak yang berlangsung damai. (eri)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s