Fakultas Peternakan Unand Kenalkan Produk Olahan Dadiah

Amna: Kita Ingin Dadiah Disukai Semua Lapisan Masyarakat
dadiahMinat masyarakat Sumbar mengkonsumsi dadiah (makanan berasal dari hasil fermentasi susu kerbau murni) belakangan mulai menurun. Padahal, seorang orang tahu bahwa makanan tradisional satu ini mengandung banyak manfaat, terutama guna menjaga kesehatan tubuh manusia.
Merasa terpanggil guna lebih memasyarakatkan keberadaan makanan tradisional ini, tim peneliti Fakultas Peternakan (Faterna) Unand melakukan pengolahan terhadap dadiah dengan membuat berbagai aneka macam produk olahan. Langkah ini dilakukan, guna memberikan citra rasa baru bagi penikmat dadiah agar tak monoton dengan produk olahan dadiah yang sudah ada sekarang ini seperti ampiang dadiah.
Tim peneliti sendiri terdiri dari Ir Amna Suresti MSi selaku ketua, plus Prof Dr Ir James Hellyward MS, Ir Amrizal Anas MP dan Rahmi Wati SPt MSi selaku anggota. Tim ini juga didukung tenaga ahli dari program studi Teknologi Hasil Ternak Unand Prof Dr Ir Salam Ningsih Aritonang MS  dan Dr Ir Elly Roza MS. Lewat penelitian bernama Iptek berbasis masyarakat (Ibm) ini, tim berhasil menciptakan sejumlah produk olahan berbahan dadiah.
Di antaranya, jus dadiah aneka rasa, puding dadiah, sup buah dadiah dan saurce dadiah. Keberadaan makanan berbahan dadiah ini, melengkapi produk olahan yang sudah ada selama ini berupa ampiang dadiah. Untuk lebih mengenalkan keberadaan makanan olahan ini, tim ini sudah menyosialisasikannya di sejumlah lokasi.
“Selain di bopet ampiang dadiah di Soto H Minah Pasar Atas Bukittinggi, kita juga menyosialisasikannya kepada masyarakat dan anak-anak sekolah di Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam. Kendati sempat terheran-heran dan tak percaya, namun setelah kita yakinkan rata-rata mereka menyukai produk makanan olahan dadiah tersebut,” ujar Amna Suresti kepada Padang Ekspres.
Tim memilih Tilatangkamang, tambah Amna Suresti, mengingat kawasan ini dikenal sebagai sentra dadiah di Sumbar. Biar begitu, ke depan pihaknya berencana juga menyosialisasikan produk ini ke daerah-daerah lain. Dengan begitu, keberadaan dadiah tak lagi hanya dikenal kalangan tertentu (orang-orang tua), namun bisa menjadi produk makanan yang disukai semua kalangan.
Sementara anggota tim peneliti yang juga Dekan Fakultas Peternakan Unand Prof Dr Ir James Hellyward MS menyebutkan bahwa dadiah ini mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Di antaranya, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan berat badan, menyehatkan jantung, menurunkan kolesterol, menjaga kesehatan mulut. Lalu, mendukung kesehatan pencernaan, membantu mengurangi stres dan lainnya.
“Seiring banyaknya manfaat mengkonsumsi dadiah ini, jelas tak salah masyarakat kembali melirik produk olahan bersumber dari dadiah ini. Terlebih lagi, dari sisi harga boleh dibilang tidaklah terlalu mahal (murah, red),” ujar mantan calon wakil wali kota Padang itu. Guna menunjang mitra dalam menyosialisasikan produk olahan dadiah ini, tim juga menyerahkan bantuan berupa kulkas, blender, gelas dan lainnya kepada beberapa mitra kerja. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s